BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga, tim sepak bola kebanggaan daerah, kini harus menghadapi kenyataan pahit setelah dipastikan gagal menjadi tuan rumah pada babak 16 besar putaran nasional Liga 4 2026.
Meski berhasil melaju sebagai juara Grup Q, keputusan PSSI menetapkan Stadion Mandala Krida di Yogyakarta sebagai venue untuk pertandingan Grup AA, membuat harapan untuk bermain di kandang sendiri sirna.
Hal ini terungkap dalam rilis resmi PSSI yang mengumumkan pembagian grup serta penetapan tuan rumah untuk babak 16 besar Liga 4 2026.
Manajer Persibangga, Uut Triyas Yanuar, menyampaikan bahwa timnya akan menjalani seluruh pertandingan babak 16 besar di Stadion Mandala Krida.
“Di Grup AA, Persibangga tergabung dengan PSN Ngada dari Nusa Tenggara Timur, 757 Kepri Jaya FC dari Kepulauan Riau, serta Persikotas Tasikmalaya dari Jawa Barat,” ungkapnya kepada awak media pada Rabu (17/6/2026).
Ini menjadi momen penting bagi Persibangga, yang merupakan satu-satunya wakil dari Purbalingga yang berhasil melangkah hingga fase ini.
Status juara Grup Q diraih oleh skuad yang dikenal dengan julukan Laskar Jenderal Soedirman setelah mereka mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan pada fase sebelumnya.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras serta dedikasi para pemain dan pelatih dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Memasuki babak 16 besar, tim yang dilatih oleh M Irfan ini akan berhadapan dengan tiga lawan yang memiliki karakter permainan yang berbeda-beda.
Dari ketiga tim lawan tersebut, hanya Persikotas Tasikmalaya yang pernah dihadapi oleh Persibangga sebelumnya.
Pertemuan antara kedua tim terjadi dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga.
Dalam pertemuan tersebut, sayangnya Persibangga harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Ini menjadi catatan penting bagi tim asuhan M Irfan untuk memperbaiki strategi dan taktik saat bertemu kembali dengan Persikotas.
Sementara itu, kedua lawan lainnya yakni PSN Ngada dan 757 Kepri Jaya FC adalah tim yang belum pernah dihadapi oleh Persibangga baik dalam pertandingan resmi maupun laga uji coba.
Hal ini menambah tantangan tersendiri bagi skuad Laskar Jenderal Soedirman dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang semakin ketat ini.
Penunjukan Stadion Mandala Krida sebagai lokasi pertandingan telah membuat Persibangga kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri.
Manajemen sebelumnya berharap bahwa status sebagai juara grup dapat membuka peluang untuk menjadi tuan rumah pada fase berikutnya.
Namun situasi ini tetap tidak menyurutkan semangat dan motivasi tim untuk bersaing dengan maksimal di Grup AA demi menjaga peluang promosi ke Liga 3 musim depan.
Persibangga juga menjadi salah satu dari dua wakil Jawa Tengah yang berhasil menembus babak 16 besar putaran nasional Liga 4 tahun ini.
Satu wakil lainnya adalah Persak Kebumen yang lolos secara dramatis sebagai runner-up Grup X.
Keberhasilan ini tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Purbalingga dan penggemar sepak bola Jawa Tengah secara umum.
Sebagai bentuk dukungan kepada timnya, Bupati Purbalingga secara resmi melepas skuad Persibangga dalam acara yang diselenggarakan di Pendapa Semar, kompleks kediaman Anggota DPR RI Rofik Hananto pada Selasa (16/6/2026) malam.
Kehadiran pejabat daerah dalam acara tersebut menunjukkan betapa pentingnya sepak bola bagi masyarakat Purbalingga dan betapa tinggi harapan mereka terhadap prestasi tim kebanggaan daerah ini.
Manajemen serta masyarakat Purbalingga kini berharap agar Persibangga mampu melanjutkan tren positif dan menembus fase berikutnya demi mewujudkan target promosi ke Liga 3.
Harapan ini bukan hanya sekadar ambisi semata tetapi merupakan refleksi dari kerja keras semua pihak terkait, termasuk pemain, pelatih, manajemen klub serta dukungan penuh dari suporter setia.
Pertandingan babak 16 besar Liga 4 nasional akan menjadi ujian berat bagi skuad Laskar Jenderal Soedirman.
Setiap pemain dituntut untuk memberikan performa terbaik mereka guna mencapai hasil maksimal.
Dengan berbekal pengalaman dari pertandingan-pertandingan sebelumnya dan dukungan penuh dari masyarakat, semua pihak berharap tim ini dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan hijau. (*/stch/dda)
















