BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tergabung dalam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga melakukan evakuasi terhadap sarang tawon vespa yang terletak di Desa Karanggambas, tepatnya di RT 5 RW 1, Kecamatan Padamara, pada Selasa malam (16/6/2026).
Keberadaan sarang tawon tersebut dilaporkan oleh warga setempat karena dianggap dapat membahayakan keselamatan penghuni rumah serta masyarakat di sekitarnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Purbalingga, Raditya Widayaka, menjelaskan bahwa sarang yang dievakuasi merupakan jenis tawon vespa, yang dikenal dengan sengatan berbahaya.
“Berdasarkan laporan dari warga, terdapat sarang tawon vespa di atap rumah yang dikhawatirkan mengganggu keamanan dan kenyamanan. Personel Damkar Pos Purbalingga segera bergerak cepat untuk mengevakuasi sarang tawon tersebut,” ungkap Raditya dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).
Sarang tawon yang menjadi fokus operasi tersebut berada di atap rumah milik Ismawati Khasanah, seorang warga Desa Karanggambas.
Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, tim Damkar Pos Purbalingga mengerahkan dua orang personel lengkap dengan peralatan evakuasi untuk menangani situasi ini, mengingat lokasi sarang cukup sulit dijangkau.
Raditya menambahkan bahwa proses evakuasi berlangsung cukup lama. Hal ini dikarenakan posisi sarang tawon terletak di bagian atas atap rumah warga.
Selain itu, para petugas harus bekerja dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko serangan dari tawon maupun kecelakaan selama proses penanganan.
“Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak membahayakan petugas maupun warga sekitar,” jelasnya.
Setelah melalui berbagai upaya dan perhatian ekstra, petugas akhirnya berhasil menurunkan sarang tawon tersebut.
Sarang itu kemudian diamankan dan dibawa oleh petugas untuk dimusnahkan.
Raditya menuturkan bahwa penanganan sarang tawon ini merupakan salah satu layanan nonkebakaran yang paling sering diminta oleh masyarakat.
Selain evakuasi sarang tawon, petugas Damkar juga rutin menangani berbagai laporan lain seperti pelepasan cincin yang tersangkut di jari, evakuasi hewan liar hingga berbagai kondisi darurat lain yang memerlukan penanganan cepat.
“Saya mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor kepada petugas Damkar jika menemukan sarang tawon berukuran besar atau berada di lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga,” tambahnya.
Penting bagi setiap individu untuk memahami resiko yang ditimbulkan oleh keberadaan sarang tawon dan bertindak proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Keberadaan sarang tawon vespa memang sering kali menjadi perhatian khusus di masyarakat.
Tawon vespa dikenal sebagai serangga sosial yang membangun koloni dan membuat sarangnya dari bahan-bahan alami seperti serat kayu yang mereka kunyah dan campur dengan air liur mereka.
Sarang ini dapat ditemukan di berbagai tempat, namun seringkali berada di lokasi-lokasi tinggi seperti atap rumah atau pohon besar.
Masyarakat umumnya khawatir akan potensi sengatan dari tawon vespa ini, terutama bagi anak-anak dan orang-orang dengan alergi terhadap sengatan serangga.
Sengatan tawon vespa dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat dan dalam beberapa kasus dapat berakibat fatal jika seseorang mengalami reaksi alergi parah.
Dalam hal ini, peran aktif dari pihak pemadam kebakaran sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain melakukan evakuasi terhadap sarang tawon, mereka juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengenali tanda-tanda keberadaan tawon serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari sengatan yang berbahaya.
Pentingnya tindakan cepat dalam menangani masalah seperti ini tidak bisa dipandang sebelah mata.
Setiap laporan dari warga menjadi sinyal bagi pihak berwenang untuk melakukan intervensi sebelum situasi menjadi lebih buruk.
Dalam konteks ini, tindakan seperti evakuasi sarang tawon adalah bagian dari upaya menjaga keselamatan publik.
Kepala Satpol PP Kabupaten Purbalingga juga menegaskan bahwa layanan pemadam kebakaran tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran saja.
Layanan nonkebakaran lainnya sama pentingnya dan harus mendapatkan perhatian serta respon cepat anggotanya.
Dengan demikian, ketika masyarakat menghadapi masalah darurat seperti sarang tawon atau hewan liar lainnya, mereka tahu bahwa ada tim profesional siap membantu kapan saja diperlukan. (tya/stch/dda)
















