BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Jabatan pada Bidang Penyuluhan di Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, yang sebelumnya mengalami kekosongan, kini telah terisi.
Pada Kamis (18/6), Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, melakukan pelantikan pejabat Administrator di bidang penyuluhan.
Pelantikan ini bertujuan untuk mengisi posisi Kepala Bidang Penyuluhan yang kosong setelah pejabat sebelumnya berpindah tugas.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, menjelaskan bahwa pengisian jabatan ini telah mengikuti seluruh prosedur yang berlaku.
Menurutnya, keberadaan pejabat baru sangat diperlukan agar pelaksanaan program-program serta koordinasi di bidang penyuluhan pertanian dapat dilakukan dengan lebih baik dan efektif.
“Jabatan ini memang kosong setelah pejabat sebelumnya pindah. Oleh karena itu, kami segera mengisinya agar tugas dan fungsi bidang penyuluhan tetap berjalan optimal,” ungkap Sigit.
Sigit menambahkan bahwa bidang penyuluhan memiliki peran krusial dalam mendampingi para petani serta menyampaikan berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Keberadaan pimpinan di bidang tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja para penyuluh di lapangan.
Dalam konteks ini, Sigit berharap dengan terisinya jabatan tersebut, kolaborasi antara bidang penyuluhan dan para penyuluh pertanian dapat semakin maksimal demi mendukung target swasembada beras di Kabupaten Cilacap.
Meskipun saat ini para penyuluh pertanian telah beralih ke Kementerian Pertanian dari sisi kepegawaian, mereka tetap menjalankan tugas sehari-hari di wilayah Kabupaten Cilacap dan melayani para petani.
“Dengan koordinasi yang baik, kami berharap program-program pertanian dan upaya peningkatan produksi beras di Cilacap bisa berjalan lebih maksimal,” pungkas Sigit.
Pelantikan pejabat baru ini merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan kinerja Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap.
Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, Cilacap memerlukan dukungan penuh dari setiap elemen dalam organisasi untuk memastikan produktivitas pertanian tetap tinggi.
Dalam hal ini, peran penyuluh pertanian menjadi sangat vital, mengingat mereka adalah garda terdepan dalam memberikan informasi dan bantuan kepada petani.
Keberadaan pejabat baru di Bidang Penyuluhan diharapkan dapat membawa angin segar bagi para petani yang ada di Kabupaten Cilacap.
Dengan adanya pemimpin yang kompeten dan berpengalaman, harapan untuk mencapai swasembada beras bukanlah hal yang mustahil.
Sebagaimana diketahui, swasembada beras adalah program nasional yang bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan serta kemandirian pangan bagi masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan petani harus ditingkatkan agar hasil pertanian dapat optimal.
Sigit juga menyoroti pentingnya pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi para penyuluh agar mereka dapat memberikan informasi terbaru dan akurat kepada petani terkait teknik bercocok tanam modern serta penggunaan teknologi pertanian yang efisien.
Penggunaan teknologi dalam pertanian kini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan hasil panen.
Dengan adanya informasi yang tepat dan akurat dari penyuluh kepada petani, diharapkan proses produksi dapat lebih efisien dan hasil panennya pun dapat meningkat. (jul/stch/dda)














