Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Thailand Perketat Karantina Cegah Virus Ebola dari Kongo dan Uganda, 13 Pelancong Diawasi Ketat
Jemaah Haji Kebumen Pulang Bertahap 16–23 Juni 2026, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Jemaah Haji Kebumen Pulang Bertahap 16–23 Juni 2026, Ini Jadwal Lengkap Kloter

Pemulangan Jamaah Haji Dipusatkan di PendopoPemulangan Jamaah Haji Dipusatkan di Pendopo
PULANG: Suasana kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Kebumen

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Proses pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Kebumen yang telah menunaikan ibadah di tanah suci berlangsung secara bertahap dan terencana.

Hingga saat ini, dua kelompok terbang atau kloter sudah berhasil kembali ke kampung halaman.

Kloter 11 dan 12, yang membawa ratusan jemaah, mendarat di Kebumen pada Selasa, 16 Juni dan Rabu, 17 Juni 2026.

Nurul Khayati MPd, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenhaj) Kebumen, menjelaskan bahwa proses pemulangan ini dirancang dengan cermat.

“Jadwal pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Kebumen telah ditetapkan berlangsung dari Selasa, 16 Juni hingga Selasa, 23 Juni 2026,” ungkapnya saat ditemui oleh awak media.

Setelah kedatangan kloter 11 dan 12, masyarakat Kebumen juga menantikan kepulangan kloter berikutnya, yakni kloter 13 yang dijadwalkan tiba pada Jumat dini hari, tanggal 19 Juni 2026 pukul 03.45 WIB.

Ini merupakan bagian dari serangkaian penerbangan yang telah diatur dengan seksama untuk memastikan setiap jemaah dapat kembali dengan aman.

Lebih lanjut, Nurul Khayati menambahkan informasi penting mengenai jadwal kedatangan kloter selanjutnya.

Kloter 14 akan tiba di Kebumen pada Sabtu, tanggal 20 Juni 2026 pukul 15.30 WIB.

Kemudian, dua kloter terakhir yaitu kloter 15 dan kloter 16 akan mendarat di Kebumen pada Senin, tanggal 22 Juni dan Selasa, tanggal 23 Juni.

Rincian lebih lanjut menyebutkan bahwa kloter 15 dijadwalkan tiba pada pukul 03.30 WIB dan kloter 16 diperkirakan sampai pada pukul 05.45 WIB.

Nurul Khayati mengingatkan bahwa semua jadwal pemulangan ini telah disusun sesuai dengan ketentuan panitia penyelenggara ibadah haji serta disesuaikan dengan waktu penerbangan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh jemaah haji asal Kabupaten Kebumen dapat dipusatkan kedatangannya di Pendopo Kabumian,” ujarnya.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses penyambutan dan penjemputan oleh keluarga jemaah yang telah menunggu kepulangan mereka dengan penuh harapan.

Dalam suasana haru tersebut, ia juga mengimbau kepada keluarga jemaah agar memperhatikan jadwal kedatangan masing-masing kloter serta datang secukupnya saat proses penjemputan berlangsung.

Hal ini penting agar tidak terjadi kerumunan yang bisa mengganggu kelancaran proses penyambutan.

Kepulangan jemaah haji ke daerah asal adalah momen emosional yang dinanti-nanti oleh keluarga dan kerabat mereka.

Banyak orang tua, pasangan, serta anak-anak yang telah bersiap-siap jauh-jauh hari untuk menyambut anggota keluarga mereka yang baru saja menunaikan salah satu rukun Islam tersebut.

Suasana haru bercampur bahagia terlihat jelas saat mereka berkumpul di Pendopo Kabumian menunggu kedatangan orang-orang tercinta.

Proses penyambutan ini tidak hanya menjadi ajang reuni bagi keluarga namun juga menciptakan rasa syukur atas keselamatan para jemaah selama menjalankan ibadah haji di Makkah dan Madinah.

Banyak dari mereka membawa oleh-oleh khas dari tanah suci sebagai tanda syukur sekaligus berbagi kebahagiaan kepada sanak saudara.

Seiring dengan bertambahnya jumlah jemaah haji yang kembali ke Kebumen dalam beberapa hari ke depan, pihak Kankemenhaj setempat terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Kami berharap semua jemaah dapat kembali dengan selamat dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh berkah setelah melaksanakan ibadah haji,” tutup Nurul Khayati.

Proses pemulangan ini juga mencerminkan betapa pentingnya persiapan matang sebelum keberangkatan maupun saat kepulangan para jemaah haji.

Dari mulai pengurusan dokumen hingga penjadwalan penerbangan semuanya harus diperhatikan agar tidak ada masalah yang muncul selama perjalanan pulang ke tanah air.

Kepulangan jemaah haji bukan hanya sekedar perjalanan fisik tetapi juga perjalanan spiritual yang memberikan makna mendalam bagi setiap individu yang merasakannya.

Dengan berakhirnya rangkaian ibadah haji tahun ini diharapkan para jemaah dapat membawa pulang pengalaman berharga dan meningkatkan kualitas kehidupan serta ibadah mereka selanjutnya. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pelancong Berisiko Ebola Dikarantina 21 Hari

Thailand Perketat Karantina Cegah Virus Ebola dari Kongo dan Uganda, 13 Pelancong Diawasi Ketat