BANYUMASEKSPRES.ID, Godox kembali menghadirkan inovasi melalui kamera compact terbaru bernama Godox Transparent Viewfinder Camera C100 yang menawarkan konsep berbeda dibandingkan kamera digital pada umumnya.
Perangkat ini langsung menarik perhatian karena dibekali viewfinder transparan, menghadirkan tampilan unik yang membuatnya lebih menyerupai iPod Classic dibandingkan kamera compact biasa.
Keberadaan viewfinder transparan tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai jendela bidik, tetapi juga berfungsi sebagai layar untuk menampilkan berbagai informasi penting.
Melalui tampilan tersebut, pengguna dapat melihat indikator kapasitas baterai, mode pemotretan, pengaturan eksposur, hingga batas area foto yang akan dibidik secara langsung.
Godox C100 mendukung kebutuhan fotografi maupun perekaman video dengan beberapa pilihan rasio aspek yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan penggunanya setiap saat.
Pilihan rasio aspek yang tersedia meliputi format 1:1, 3:2, 4:3, hingga 16:9 sehingga memberikan fleksibilitas saat mengambil foto maupun merekam video.
Untuk menyimpan seluruh hasil foto dan video, pengguna diwajibkan memasang kartu microSD karena perangkat ini tidak menyediakan media penyimpanan bawaan.

Godox menghadirkan dukungan penggunaan kartu microSD dengan kapasitas penyimpanan hingga 128 GB sehingga cukup memadai untuk berbagai kebutuhan dokumentasi pengguna.
Perusahaan juga tidak menyematkan dukungan konektivitas nirkabel berupa WiFi maupun Bluetooth pada kamera compact terbarunya tersebut sejak awal peluncuran resminya.
Karena tidak memiliki koneksi nirkabel, proses memindahkan foto maupun video ke smartphone atau perangkat lain dilakukan menggunakan port USB-C tersedia.
Hingga kini, Godox masih belum mengungkapkan spesifikasi teknis lengkap perangkat tersebut, termasuk resolusi kamera, jenis sensor, maupun komponen pendukung lainnya.
Meski begitu, perusahaan memastikan Godox C100 hadir dengan bobot hanya 65 gram sehingga mudah dibawa dan digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Kamera ini juga mengusung desain retro minimalis dengan hanya empat tombol fisik untuk mengoperasikan berbagai fungsi yang tersedia pada perangkat tersebut.
Sementara itu, slot kartu microSD dan port USB ditempatkan pada bagian bawah perangkat sehingga tetap mempertahankan desain depan yang terlihat sederhana.
Menurut Godox, konsep desain kamera saku tersebut membuat Godox C100 bukan hanya berfungsi sebagai perangkat fotografi, tetapi juga aksesori fesyen menarik.
Kapasitas baterai yang digunakan memang belum diungkapkan secara resmi, namun perangkat diklaim mampu digunakan merekam video selama lebih dari 1,5 jam.
Selain menjadi kamera digital, Godox C100 juga dibekali fitur unik berupa light meter yang berfungsi mengukur intensitas cahaya ketika proses pemotretan berlangsung.
Melalui satu tombol khusus, pengguna dapat mengaktifkan mode light meter untuk membantu menentukan pengaturan eksposur berdasarkan kondisi cahaya pada tengah bingkai.
Fitur tambahan tersebut dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi fotografer yang masih menggunakan kamera analog tanpa dukungan light meter bawaan pada perangkatnya.
Pada tahap awal pemasarannya, Godox C100 dijual di China dengan harga 199 yuan atau sekitar Rp530.678 dan belum tersedia untuk pasar lainnya.
Meski demikian, perusahaan asal China tersebut juga belum mengungkapkan jadwal peluncuran global, walaupun produk Godox umumnya dipasarkan ke berbagai negara internasional.(vip)














