BANYUMASEKSPRES.ID, Keputusan Inara Rusli untuk mengganti nama panggungnya menjadi Inara Sati telah memicu beragam spekulasi di kalangan publik.
Tindakan ini tidak hanya menimbulkan rasa penasaran, tetapi juga mengundang berbagai interpretasi terkait makna di balik perubahan tersebut.
Banyak yang mengaitkan langkah ini dengan upaya untuk “buang sial” di tengah perjalanan hidupnya, yang belakangan memang menjadi sorotan.
Isu mengenai perubahan nama ini semakin menguat setelah Inara mengungkapkan bahwa ia juga melakukan modifikasi pada tanda tangan yang tertera dalam identitas resmi, yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dalam sebuah podcast yang disiarkan di kanal YouTube Kacamata Nanda, ia menjelaskan, “Inara Sati. Kebetulan aku juga ngerubah tanda tangan aku di KTP,” ungkapnya dalam wawancara yang berlangsung pada Senin, 6 April 2026.
Meskipun tampak sebagai langkah besar, Inara menekankan bahwa secara hukum, nama aslinya tetap tidak dihapus.
Ia hanya menambahkan unsur baru sebagai bagian dari identitas diri yang lebih autentik.
“Nama asli tetap Ina Idola Rusli. Aku tambahin Sati,” jelasnya dengan tegas.
Menanggapi spekulasi yang berkembang mengenai motif di balik perubahan nama tersebut, mantan istri Virgoun ini tidak secara langsung membenarkan anggapan bahwa itu adalah langkah untuk “buang sial”.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa perubahan nama tersebut berangkat dari makna filosofis yang ingin ia pegang dalam hidupnya.
“Sati ini secara Sansekerta artinya mindfulness, cukup, penuh, dan juga berarti kesetiaan,” tuturnya.
Bagi Inara, nama baru yang kini ia gunakan bukan sekadar simbol perubahan luar, melainkan juga merupakan bentuk refleksi dan pengingat untuk menjalani hidup dengan lebih jujur dan terbuka.
“Orang yang setia, orang yang jujur sama diri sendiri, dan orang yang berterus terang. Jadi, ini sekaligus menjadi pengingat buat diri aku sih,” lanjutnya.
Selain itu, Inara menjelaskan bahwa keputusan untuk mengubah tanda tangan di KTP muncul dari saran seorang teman dekat yang sangat ia percayai.
Dalam perspektifnya, tanda tangan bukanlah sekadar formalitas administratif semata.
“Ada seorang teman yang bijak memberikan saran. Jadi sebagaimana ucapan itu adalah doa, begitupun dengan tanda tangan,” pungkasnya dengan penuh refleksi.
Perubahan nama panggung dan tanda tangan ini mencerminkan sebuah perjalanan pribadi bagi Inara Rusli.
Dalam dunia hiburan yang sering kali dipenuhi dengan tekanan dan ekspektasi dari publik serta media, langkah ini bisa jadi merupakan cara bagi Inara untuk mengambil kontrol atas narasi hidupnya sendiri.
Dengan mengganti nama panggung menjadi Inara Sati dan memperbarui tanda tangannya di KTP, ia menunjukkan keinginan untuk berevolusi dan tumbuh sebagai individu. (*/dda)
















