BANYUMASEKSPRES.ID, Informasi mengenai jadwal pencairan KJP Plus Maret 2026 terbaru kembali menjadi perhatian orang tua dan siswa di DKI Jakarta karena bantuan pendidikan dari pemerintah daerah ini mulai disalurkan secara bertahap kepada peserta didik penerima manfaat.
Program Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus merupakan bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diberikan kepada anak usia sekolah agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan tanpa terbebani biaya yang terlalu besar.
Melalui program ini, siswa dari keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan dana pendidikan yang diberikan secara berkala untuk membantu kebutuhan belajar seperti perlengkapan sekolah, transportasi, hingga biaya pendidikan lainnya.
Melansir informasi dari akun Instagram resmi P4OP Dinas Pendidikan Jakarta (@upt.p4op) (5/3/2026), pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2026 untuk bulan Januari 2026 akan dilaksanakan secara bertahap mulai 5 Maret 206.
Jadwal Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026
Berdasarkan informasi tersebut, pencairan dana KJP Plus tahap pertama tahun 2026 mulai dilakukan secara bertahap sejak tanggal 5 Maret 2026 sehingga para penerima bantuan dapat mulai memantau saldo bantuan pendidikan mereka.
Penyaluran bantuan pendidikan ini ditujukan kepada ratusan ribu peserta didik yang telah terdaftar sebagai penerima program KJP Plus dari berbagai jenjang pendidikan yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Kali ini, jumlah penerima KJP Plus Tahap 1 2026 sebanyak 707.477 peserta didik berbagai jenjang, mulai dari SD/sederajat, SMA/sederajat, hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Program bantuan pendidikan tersebut tidak hanya menyasar sekolah formal mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, tetapi juga mencakup lembaga pendidikan nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.
Besaran Dana KJP Plus Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Setiap peserta didik penerima bantuan KJP Plus akan menerima dana pendidikan dengan nominal yang berbeda sesuai dengan jenjang pendidikan yang sedang ditempuh oleh siswa tersebut.
Dana bantuan pendidikan tersebut terdiri dari dana personal yang diberikan setiap bulan serta tambahan bantuan biaya pendidikan khusus bagi siswa yang bersekolah di lembaga pendidikan swasta.
Adapun dana personal maksimal yang dapat digunakan secara tunai yakni sebesar Rp100.000 per bulan.
Sementara itu, sisa dana personal dari bantuan KJP Plus dapat dimanfaatkan secara nontunai untuk memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan seperti membeli perlengkapan sekolah atau kebutuhan belajar lainnya.
Rincian Bantuan KJP Plus Tahap I 2026
Berikut rincian bantuan dana pendidikan KJP Plus yang diterima peserta didik berdasarkan jenjang pendidikan pada pencairan tahap pertama tahun 2026.
Jenjang SD/SDLB/MI menerima dana personal sebesar Rp250.000 setiap bulan dengan tambahan bantuan biaya pendidikan swasta sebesar Rp130.000 per bulan dan jumlah penerima mencapai 340.658 peserta didik.
Jenjang SMP/SMPLB/MTs mendapatkan dana personal Rp300.000 per bulan dengan tambahan bantuan biaya pendidikan swasta Rp170.000 per bulan serta jumlah peserta didik penerima mencapai 190.449 siswa.
Jenjang SMA/SMALB/MA menerima bantuan dana personal sebesar Rp420.000 setiap bulan serta tambahan bantuan biaya pendidikan swasta sebesar Rp290.000 per bulan dengan jumlah penerima mencapai 61.205 siswa.
Jenjang SMK memperoleh dana personal sebesar Rp450.000 per bulan dengan tambahan bantuan biaya pendidikan swasta Rp240.000 per bulan serta jumlah penerima program mencapai 112.501 peserta didik.
Sementara itu, peserta didik yang mengikuti program pendidikan melalui PKBM menerima dana personal sebesar Rp300.000 per bulan dengan jumlah penerima bantuan pendidikan sebanyak 2.664 siswa.
Cara Cek Pencairan KJP Plus Maret 2026
Setiap pemegang KJP Plus dapat melakukan pengecekan status pencairan bantuan pendidikan agar mengetahui apakah dana bantuan sudah masuk atau masih dalam proses penyaluran oleh pemerintah.
Sebelum melakukan pengecekan status bantuan, penerima manfaat perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang telah terdaftar dalam data penerima bantuan pendidikan di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Nomor Induk Kependudukan tersebut dapat ditemukan pada Kartu Keluarga yang dimiliki oleh siswa penerima bantuan pendidikan sehingga data dapat diverifikasi secara akurat oleh sistem.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengecek pencairan bantuan pendidikan KJP Plus tahap pertama tahun 2026 melalui laman resmi yang disediakan oleh pemerintah.
Langkah pertama adalah membuka laman resmi KJP Plus pada situs pendidikan DKI Jakarta kemudian memilih menu KJP yang tersedia pada halaman utama layanan pengecekan bantuan.
Setelah itu, masukkan Nomor Induk Kependudukan secara lengkap dan benar pada kolom pencarian yang tersedia lalu pilih tahap pencairan bantuan yang ingin diperiksa statusnya.
Langkah selanjutnya adalah menekan tombol cek status atau cari sehingga sistem akan memproses data yang dimasukkan dan menampilkan hasil pengecekan status penerima bantuan pendidikan tersebut.
Dengan mengetahui jadwal pencairan KJP Plus Maret 2026 terbaru, orang tua dan siswa diharapkan dapat memantau bantuan pendidikan secara berkala sehingga dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan belajar.(amp)
















