BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei mendatang, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan yang mungkin timbul akibat rencana aksi massa.
Dalam upaya ini, pemerintah daerah berkolaborasi dengan Polresta Cilacap serta berbagai unsur terkait lainnya untuk mengantisipasi beragam kemungkinan yang dapat terjadi.
Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menekankan pentingnya penyampaian aspirasi masyarakat yang diakui sebagai hak setiap warga negara.
Namun, ia juga menegaskan bahwa hal tersebut harus dilakukan dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.
“Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga, tapi harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya pada Jumat (24/4).
Sebagai langkah awal dalam antisipasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap bersama aparat keamanan telah melaksanakan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Alun-alun Cilacap.
Simulasi ini bertujuan untuk melatih petugas dalam menangani potensi gangguan yang mungkin terjadi di lapangan.
“Simulasi ini untuk melatih penanganan jika terjadi gangguan di lapangan,” lanjut Ammy.
Dalam rapat koordinasi yang juga dilaksanakan, pihak pemerintah daerah melakukan persiapan matang untuk pengamanan selama peringatan Hari Buruh.
Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah rencana konvoi yang melibatkan sekitar 700 peserta dari serikat pekerja dan organisasi purna pekerja migran.
Rute konvoi ini direncanakan akan melintasi sejumlah jalan utama dan berakhir di Alun-alun Cilacap.
Kondisi ini tentunya memerlukan pengaturan arus lalu lintas yang baik agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Ammy menekankan bahwa aparat yang bertugas pada hari tersebut diharapkan dapat lebih mengedepankan tindakan persuasif dan profesional dalam menangani aksi demonstrasi.
Ia berharap dengan adanya persiapan tersebut, peringatan May Day tahun ini dapat berlangsung aman dan tertib tanpa ada insiden yang merugikan.
“Dengan rangkaian persiapan tersebut, kami berharap peringatan May Day 2026 dapat berlangsung tertib dan aman,” tutupnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka, sambil tetap memastikan bahwa keamanan publik tidak terabaikan.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan pihak keamanan, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Melihat sejarah dari peringatan Hari Buruh Internasional, May Day bukan hanya sekadar momen untuk memperingati perjuangan buruh di seluruh dunia, tetapi juga sebagai ajang untuk menegaskan hak-hak pekerja.
Di banyak negara, hari ini dirayakan dengan berbagai bentuk aksi damai sebagai wujud solidaritas antar pekerja.
Namun demikian, potensi kerawanan seperti penyusupan oleh pihak-pihak tertentu atau kericuhan dalam aksi massa merupakan hal yang perlu diperhatikan secara serius oleh semua pihak.
Pelaksanaan hari buruh seharusnya menjadi momentum positif bagi buruh untuk menyuarakan aspirasi mereka tanpa harus ada insiden yang merugikan.
Dengan adanya langkah-langkah antisipatif seperti simulasi Sispam Kota dan rapat koordinasi lintas sektoral ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap menunjukkan keseriusan dalam menjamin keamanan saat perayaan hari buruh nanti. (jul/stch/dda)
















