Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kecelakaan Maut di Jalan Tentara Pelajar Cilacap, Satu Keluarga Asal Brebes Meninggal

Truk Tangki Seruduk Mobil dan TokoTruk Tangki Seruduk Mobil dan Toko
DRAMATIS: Proses evakuasi para korban kecelakaan yang melibatkan unsur SAR, Sabtu (13/12) kemarin. Empat orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebuah kecelakaan lalu lintas yang menelan empat korban jiwa terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kabupaten Cilacap, pada Sabtu sore (13/12/2025).

Insiden ini melibatkan sebuah truk tangki semen yang kehilangan kendali dan menghantam beberapa kendaraan serta bangunan.

Akibat dari tragedi ini, empat orang tewas di tempat kejadian, sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Suasana sore yang biasanya ramai mendadak menjadi mencekam setelah terdengar benturan keras dari arah jalan tersebut.

Truk tangki semen yang melaju dari arah utara menuju selatan diduga mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Menurut Kasat Lantas Polresta Cilacap, Kompol Arpan, kecelakaan bermula ketika sopir truk tidak menyadari adanya penyeberang jalan di depannya.

Dalam kondisi panik, sopir mencoba menghindari penyeberang dengan membanting setir ke kanan.

“Pengemudi truk tangki semen melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak memperhatikan penyeberang jalan. Sopir kemudian membanting setir ke kanan,” ungkap Kompol Arpan saat memberikan keterangan kepada awak media.

Manuver mendadak tersebut justru berujung naas. Truk tangki menghantam mobil Toyota Terios dan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Benturan keras membuat mobil Terios mengalami kerusakan parah sebelum akhirnya terdorong dan menabrak bangunan toko di pinggir jalan.

Keempat korban yang meninggal dunia adalah seluruh penumpang mobil Toyota Terios.

Mereka adalah Umar (56) selaku pengemudi, Adinda Salma Khoerunnisa (24), Prestin (64), dan Kriswinarti (54). Seluruh korban berasal dari Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

“Semua korban meninggal dunia merupakan penumpang mobil Terios dan berasal dari Kabupaten Brebes,” jelas Kompol Arpan lebih lanjut.

Selain itu, satu korban lain yang mengalami luka ringan adalah Jamaludin (56), seorang pengendara sepeda motor asal Desa Jangrana, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

Dia segera dilarikan ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan perawatan medis. Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama dan penuh drama.

Kondisi mobil Terios yang ringsek membuat sejumlah korban terjepit di dalam kendaraan. Tim SAR gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, Basarnas, serta relawan dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

“Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan karena kondisi kendaraan rusak berat dan korban terjepit,” tandas Kompol Arpan menambahkan tentang kesulitan dalam proses penyelamatan tersebut.

Hingga saat ini, Satlantas Polresta Cilacap masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pengemudi truk tangki semen berinisial MZA.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kompol Arpan memberikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali.

Menurutnya, kelalaian dan kecepatan tinggi masih menjadi faktor utama penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.

“Selalu waspada saat berkendara, patuhi rambu lalu lintas, jaga kecepatan, dan pastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” pungkasnya memberikan nasihat kepada masyarakat luas agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan orang lain dalam berkendara.

Peristiwa tragis ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kehati-hatian dalam berlalu lintas.

Kejadian seperti ini sering kali terjadi tanpa bisa diprediksi namun bisa diminimalisir dengan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas yang berlaku.

Di sisi lain, insiden seperti ini juga mencerminkan pentingnya kesiapan tim SAR dan pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat di lapangan.

Kerja sama antara berbagai instansi dalam proses evakuasi menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi untuk menyelamatkan nyawa manusia ketika detik-detik kritis terjadi.

Diharapkan dengan adanya langkah-langkah pencegahan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat mengurangi angka kecelakaan yang sering kali menelan banyak korban jiwa setiap tahunnya di Indonesia.

Selain itu, evaluasi berkala terhadap infrastruktur jalan juga perlu dilakukan agar dapat memberikan keamanan tambahan bagi para pengguna jalan.

Insiden menyedihkan ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga para korban serta menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.(jul/bay/dda)

Berita Sebelumnya
Sarpras Perumahan Subsidi Dikeluhkan

Minim Penerangan dan Jalan Rusak, Warga Perumahan Subsidi Madina Permata Purbalingga Resah

Berita Selanjutnya
Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyediakan layanan digital untuk memudahkan pengecekan status bansos secara daring

Bansos Cair Akhir Tahun Desember 2025: Ini Daftar Penerima dan Cara Cek Resminya