BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Maos tidak hanya mempersiapkan diri untuk menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tahun ini, mereka juga menyiapkan penampilan spesial berupa tarian Poco-Poco kolosal yang akan dipersembahkan usai upacara bendera.
Persiapan dilakukan secara intensif melalui latihan rutin yang dipusatkan di Kecamatan Maos.
Selain mengasah kemampuan baris-berbaris dan teknik pengibaran bendera, para anggota Paskibraka juga berlatih menyelaraskan gerakan tarian Poco-Poco agar mampu tampil kompak di hadapan masyarakat.
Pelatih Paskibraka Kecamatan Maos, Aipda Endro Yuono, mengatakan penampilan tarian Poco-Poco menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Maos.
Menurutnya, penampilan tersebut diharapkan mampu memberikan nuansa berbeda dibanding pelaksanaan upacara pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami melatih para Paskibraka untuk menampilkan tarian Poco-Poco secara kolosal. Ini menjadi sesuatu yang berbeda karena sejauh ini hanya Paskibraka Kecamatan Maos yang menampilkan tarian tersebut,” katanya, Kamis (6/8/2026).
Ia menjelaskan, latihan dilakukan secara bertahap agar seluruh anggota mampu menguasai setiap gerakan dengan baik.
Kekompakan menjadi faktor utama karena tarian akan dibawakan secara massal oleh seluruh anggota Paskibraka setelah rangkaian upacara selesai.
Meski memiliki agenda tambahan berupa latihan tari, para anggota tetap memprioritaskan tugas utama sebagai pengibar bendera.
Latihan baris-berbaris, formasi pengibaran, penghormatan, hingga kedisiplinan tetap menjadi materi utama yang diberikan setiap hari menjelang pelaksanaan upacara.
Menariknya, Paskibraka Kecamatan Maos tahun ini tidak hanya diisi pelajar tingkat SMA atau sederajat.
Sejumlah siswa SMP juga turut dilibatkan dalam proses latihan sebagai bagian dari program pembinaan dan regenerasi calon anggota Paskibraka.
Menurut Aipda Endro, pelibatan siswa SMP bertujuan memberikan pengalaman sejak dini sehingga mereka memiliki kesiapan mental, disiplin, dan kemampuan dasar ketika nantinya dipercaya menjadi anggota Paskibraka pada jenjang pendidikan berikutnya.
“Dengan melibatkan siswa SMP, kami berharap mereka memiliki bekal pengalaman dan mental yang lebih siap ketika nantinya bertugas pada upacara pengibaran bendera di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Selain membangun kemampuan teknis, latihan juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.
Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, hingga rasa cinta tanah air terus ditanamkan kepada seluruh peserta selama mengikuti proses pembinaan.
Penampilan tarian Poco-Poco kolosal diharapkan menjadi hiburan sekaligus penyemarak peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Maos.
Kehadiran atraksi tersebut juga menjadi bentuk kreativitas Paskibraka dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan tanpa mengurangi kekhidmatan pelaksanaan upacara.
Melalui persiapan yang matang, seluruh anggota Paskibraka Kecamatan Maos diharapkan mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan lancar sekaligus menampilkan tarian Poco-Poco kolosal yang memukau masyarakat.
Kombinasi antara kedisiplinan dalam upacara dan penampilan seni tersebut diharapkan menjadi momen berkesan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. (jul/stch/dda)














