BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan vokasi di Kabupaten Cilacap.
Salah satu siswi SMK Muhammadiyah Cilacap berhasil meraih Juara 3 tingkat nasional pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Farmasi 2026, sebuah ajang bergengsi yang mempertemukan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Kompetisi yang digelar secara daring pada 27–29 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 29 peserta, yang masing-masing merupakan juara pertama dari setiap provinsi.
Selama perlombaan, para peserta diuji kemampuan akademik, keterampilan teknis, serta kompetensi profesional di bidang farmasi melalui berbagai tahapan penilaian yang dilakukan secara online.
Keberhasilan siswi SMK Muhammadiyah Cilacap menembus tiga besar nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, Kabupaten Cilacap, serta Provinsi Jawa Tengah.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kualitas pendidikan vokasi di daerah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala SMK Muhammadiyah Cilacap, Haryanto ST MM, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih siswinya.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten oleh sekolah.
“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan anugerah sekaligus hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar yang luar biasa dari peserta didik kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari guru pembimbing, orang tua, hingga seluruh keluarga besar sekolah yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan maupun pelaksanaan kompetisi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMK Muhammadiyah Cilacap untuk terus berprestasi, berinovasi, dan percaya diri bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” lanjut Haryanto.
Menurutnya, persiapan menghadapi LKS Nasional membutuhkan proses yang panjang.
Selain menguasai materi dan praktik kefarmasian, peserta juga harus memiliki ketelitian, kemampuan berpikir analitis, serta kesiapan mental untuk menghadapi persaingan dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) sendiri merupakan kompetisi tahunan yang bertujuan mengukur kemampuan siswa sekolah kejuruan sesuai bidang keahlian masing-masing.
Selain menjadi wadah pengembangan kompetensi, LKS juga menjadi sarana meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi agar mampu bersaing di dunia kerja maupun pendidikan yang lebih tinggi.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembelajaran di SMK Muhammadiyah Cilacap tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menitikberatkan pada penguasaan keterampilan sesuai standar industri.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, sekolah berharap semakin banyak peserta didik yang mampu mengukir prestasi di berbagai kompetisi tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Pihak sekolah berharap capaian tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kemampuan sesuai kompetensi keahlian yang dipilih.
Semangat belajar, disiplin, dan kerja keras dinilai menjadi modal utama dalam meraih prestasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Prestasi Juara 3 Nasional LKS Bidang Farmasi 2026 juga diharapkan dapat memperkuat citra SMK Muhammadiyah Cilacap sebagai salah satu sekolah vokasi yang mampu mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan berbagai pihak, prestasi serupa diharapkan terus berlanjut sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Cilacap dan Provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional maupun internasional. (jul/stch/dda)














