Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

KONI Banyumas Fokus Benahi Pembinaan Atlet Menuju Porprov Jateng 2026

Koni banyumas fokus siapkan atlet porprov 2026Koni banyumas fokus siapkan atlet porprov 2026
Menuju Porprov 2026: KONI Banyumas Benahi Pembinaan Atlet dan Sarana Latihan, Pengelolaan Dana APBD dan Fasilitas Latihan Jadi Sorotan

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk fokus pada pembinaan atlet menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Ketua KONI Banyumas, Ari Suprapto, dalam momentum pelepasan kontingen Banyumas untuk ajang Popda Provinsi Jawa Tengah 2025 tingkat SD dan SMP, Rabu (21/5).

Dalam keterangannya, Ari menekankan bahwa setiap proses pembinaan atlet harus dijalankan secara tertib dan bertanggung jawab, terutama dalam hal pengelolaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia mengingatkan bahwa penggunaan dana publik harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Dana pembinaan dari APBD, jadi satu rupiah pun harus bisa dipertanggungjawabkan. Tidak ada alasan untuk neko-neko,” ujarnya dengan tegas.

Ari menjelaskan, kepercayaan antara pengurus cabang olahraga, atlet, serta pemerintah daerah hanya bisa dibangun dengan keterbukaan.

Oleh karena itu, KONI Banyumas memastikan bahwa seluruh proses pembinaan atlet berjalan secara transparan untuk mendorong pencapaian prestasi olahraga yang maksimal.

“Kami benar-benar terbuka agar atlet bisa meraih prestasi setinggi-tingginya,” imbuhnya.

Menyongsong ajang Porprov 2026, Ari mengungkapkan bahwa saat ini KONI tengah melakukan proses seleksi dan penguatan atlet melalui tahapan Pra Porprov.

Seleksi dilakukan di masing-masing cabang olahraga untuk memastikan hanya atlet terbaik yang lolos dan layak mewakili Banyumas di level provinsi.

“Sekarang sedang fokus ke latihan. Yang terbaik akan kami kirim,” katanya.

Namun, di balik semangat pembinaan atlet, Ari juga tak menutup mata terhadap berbagai kendala yang dihadapi, terutama terkait sarana dan prasarana latihan.

Ia mengungkapkan bahwa hingga kini masih ada beberapa cabang olahraga yang belum memiliki fasilitas latihan sendiri.

Kondisi ini membuat atlet harus berpindah-pindah tempat dan mengandalkan sekolah-sekolah sebagai lokasi latihan.

“Ini jadi PR kami bersama Pemkab. Butuh tahapan realisasi sarana agar atlet tidak terus berpindah tempat latihan,” jelasnya.

Cabang olahraga seperti kempo, judo, dan senam menjadi contoh dari keterbatasan infrastruktur tersebut.

Situasi ini menurut Ari tidak hanya menyulitkan proses latihan, tetapi juga mengganggu konsistensi dan semangat atlet yang tengah bersiap menghadapi persaingan ketat di ajang olahraga tingkat provinsi.

Di tengah persiapan Porprov, KONI Banyumas juga aktif mendorong pelibatan generasi muda dalam olahraga prestasi melalui berbagai kompetisi usia dini seperti Popda.

Program ini menjadi jembatan penting dalam regenerasi atlet, sekaligus menjadi indikator kesiapan Banyumas dalam jangka panjang mengembangkan talenta olahraga dari usia sekolah.

Dengan dukungan penuh dari APBD dan sinergi lintas sektor antara KONI, pemerintah daerah, dan instansi pendidikan, Banyumas optimis dapat mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.

Ari berharap, penguatan pembinaan atlet saat ini akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pencapaian prestasi olahraga Banyumas di Porprov Jawa Tengah 2026.

Transparansi pengelolaan dana, perbaikan fasilitas olahraga, dan sistem seleksi yang adil menjadi tiga pilar penting yang terus diperkuat.

KONI juga mendorong semua pihak untuk menjaga integritas dalam pembinaan agar hasil yang dicapai bukan hanya prestasi, tetapi juga menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. (alw/stch)

Berita Sebelumnya
Baby swim dan mom care di gendhis

Gendhis Mom and Baby Spa Purwokerto Tawarkan Baby Swim & Mom Care Profesional

Berita Selanjutnya
Sekolah rakyat terapkan tiga kurikulum

Sekolah Rakyat Terapkan Tiga Kurikulum untuk Pembelajaran Akademik dan Karakter