BANYUMASEKSPRES.ID, Baturraden akan kembali diwarnai semarak budaya lokal melalui Festival Lengger Banyumasan yang dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2025. Lomba Lengger Banyumasan yang menjadi bintang utama acara ini akan digelar di Restoran Pringsewu Baturraden, Kabupaten Banyumas, sebagai bagian dari gelaran Baturraden ke-33.
Mengusung kekayaan seni daerah, festival ini menawarkan panggung bagi pelaku Lengger untuk berkarya, melestarikan seni tradisi, sekaligus mengajak publik untuk meresapi budaya Banyumas. Pendaftaran sudah dibuka dengan biaya terjangkau, yakni Rp75.000 per grup atau solo, yang memberi kesempatan luas bagi peserta dari berbagai kalangan.
Menurut akun resmi DINPORABUDPAR Kabupaten Banyumas, panitia mengundang partisipasi publik untuk ikut memeriahkan festival budaya ini.
Cindera Mata Seni dan Harapan Budaya
Lomba Lengger Banyumasan menjadi tajuk utama Festival Budaya Baturraden. Menurut panitia penyelenggara acara ini menjadi wadah eksistensi seni lengger, mengintegrasikan tradisi dan kreativitas generasi muda. Peserta lomba akan tampil di hadapan komunitas lokal maupun wisatawan, memeriahkan suasana Baturraden yang terkenal dengan panorama alamnya.
“Kami berharap acara ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana menyatukan kekayaan budaya lokal dalam semangat kebersamaan penting” ungkap seorang pejabat DINPORABUDPAR Banyumas dalam pernyataan resmi mereka.
Pendaftaran sudah dibuka, dengan biaya Rp75 ribu per grup atau solo, jumlah yang dinilai cukup terjangkau dengan manfaat edukasi serta apresiasi budaya yang ditawarkan. Pelaksananya juga menjanjikan hadiah menarik bagi penampil terbaik maupun apresiasi khusus bagi partisipan.
Festival Budaya Baturraden sendiri merupakan agenda tahunan. Tahun ini menambah kekayaan program dengan lomba Lengger sebagai bentuk revitalisasi budaya dan pemberian panggung kepada pelaku seni asli Banyumas.
Informasi lebih lanjut mengenai registrasi dapat diperoleh melalui akun Instagram DINPORABUDPAR Kabupaten Banyumas atau platform resmi eventpurwokerto.com.
Festival berupaya meningkatkan gairah budaya sekaligus mendatangkan kunjungan masyarakat ke Baturraden. Selain lomba, terdapat berbagai rangkaian kegiatan budaya, seperti pameran kerajinan UMKM, panggung musik, dan ruang edukasi tentang sejarah Lengger.
Dengan demikian, Festival Budaya Baturraden tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga memperkuat identitas lokal. Kehadiran wisatawan yang menonton lomba Lengger diharapkan turut memicu perekonomian kreatif dan pariwisata wilayah.
Sebagai festival yang merayakan kebudayaan Banyumas, kehadiran lomba Lengger menjadi simbol pelestarian tradisi sekaligus ruang ekspresi generasi penerus. Kesenian tari ini, berasal dari sejarah panjang masyarakat agraris Banyumasan, kini diberikan nilai baru di pentas kontemporer.
Lomba Lengger Banyumasan dalam Festival Budaya Baturraden, 7 September 2025, adalah wujud nyata apresiasi seni tradisi yang dikemas modern dan inklusif. Dengan format lomba terbuka dan biaya terjangkau, acara ini berhasil mengajak masyarakat luas untuk merayakan budaya lokal secara interaktif.
Bagi penggemar seni, pelaku kreativitas, dan wisatawan budaya, festival ini siap jadi ajang yang menyenangkanm, emadukan tarian tradisional Lengger, apresiasi komunitas, serta suasana Baturraden yang menawan. (sgsa)
















