BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Libur sekolah yang berlangsung pada akhir Juni 2026 telah menciptakan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto.
Selama periode seminggu dari tanggal 22 hingga 28 Juni, jumlah pelanggan kereta api mengalami lonjakan sebesar 19 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya.
Stasiun Purwokerto, yang dikenal sebagai stasiun dengan aktivitas tertinggi di wilayah Daop 5, mencatat bahwa selama waktu tersebut, sebanyak 90.532 pelanggan telah dilayani.
Rincian dari angka tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 45.963 pelanggan berangkat dan 44.569 pelanggan tiba di Stasiun Purwokerto.
Peningkatan mobilitas masyarakat yang terjadi selama libur sekolah ini berkontribusi besar terhadap jumlah pengguna kereta api yang meningkat secara keseluruhan di seluruh wilayah Daop 5 Purwokerto.
Dari total keseluruhan, tercatat sebanyak 233.788 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api dalam periode tersebut.
M. As’ad Habibuddin, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, mengungkapkan bahwa dari total penumpang tersebut, sebanyak 118.211 pelanggan berangkat dari stasiun-stasiun yang ada di wilayah Daop 5, sementara sisanya, yaitu sebanyak 115.577 pelanggan merupakan penumpang yang tiba di berbagai stasiun.
“Dari total tersebut, sebanyak 118.211 pelanggan berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto, sedangkan 115.577 pelanggan merupakan penumpang yang tiba,” jelasnya.
Peningkatan jumlah tersebut menjadi bukti bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat sebagai moda transportasi saat liburan sekolah.
Menurut As’ad, ada beberapa alasan mengapa masyarakat memilih untuk menggunakan kereta api selama periode ini.
Faktor-faktor seperti keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu serta bebas dari kemacetan sering kali menjadi pertimbangan utama bagi para penumpang dalam memilih moda transportasi mereka.
“Pada pekan sebelumnya, yakni antara tanggal 15 hingga 21 Juni 2026, kami mencatat jumlah pelanggan mencapai angka total sebanyak 196.377 orang yang terdiri dari 101.443 pelanggan berangkat dan 94.934 pelanggan tiba,” ungkap As’ad menambahkan bahwa peningkatan ini menunjukkan tren positif bagi layanan kereta api di tengah tingginya permintaan masyarakat untuk bepergian saat liburan sekolah.
Puncak arus penumpang sendiri terjadi pada hari Minggu tanggal 28 Juni dengan catatan sebanyak 19.871 pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 5 Purwokerto dan sekitar 19.522 pelanggan tiba di berbagai stasiun lain yang ada dalam jangkauan tersebut.
Dari Stasiun Purwokerto sendiri, tujuan perjalanan paling diminati oleh para penumpang antara lain Stasiun Pasarsenen, Stasiun Yogyakarta, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Gambir serta Stasiun Bekasi.
Tingginya minat akan perjalanan dengan kereta api juga berkaitan dengan adanya program potongan harga tiket yang ditawarkan oleh PT KAI untuk menarik lebih banyak pengguna jasa transportasinya selama liburan ini.
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan penumpang sepanjang masa liburan sekolah ini, PT Kereta Api Indonesia masih memberikan diskon tiket sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial hingga keberangkatan pada tanggal 5 Juli mendatang.
“Program diskon ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masih akan bepergian selama sisa masa liburan,” tambah As’ad menjelaskan tentang tujuan dari program promosi tiket murah tersebut.
Hingga Senin tanggal 29 Juni siang hari, pihak KAI melaporkan bahwa masih terdapat sekitar 3.000 tiket promo yang dapat dibeli melalui aplikasi resmi Access by KAI ataupun melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket lainnya milik KAI.
Selain menawarkan tarif yang lebih terjangkau lewat program diskon tiket ini, KAI juga menghadirkan area bermain anak gratis di sejumlah stasiun besar dan meningkatkan kualitas pelayanan baik di stasiun maupun selama perjalanan.
KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau kepada masyarakat agar segera melakukan pemesanan tiket jika mereka merencanakan perjalanan selama sisa masa libur sekolah agar bisa mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai dengan harapan mereka sekaligus memanfaatkan program diskon yang masih berlaku saat ini.
Dengan demikian terlihat jelas bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama bagi masyarakat ketika ingin bepergian saat liburan sekolah berkat kenyamanan dan kemudahan aksesibilitasnya. (dms/stch/dda)
















