Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu Banjarnegara Mengerucut, 7 Kandidat Ikuti UKK

Tujuh Kandidat Direktur Perumdam Jalani UKKTujuh Kandidat Direktur Perumdam Jalani UKK
SERIUS: Proses penjaringan calon pemimpin baru Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) ‘Tirta Serayu’ kabupaten Banjarnegara memasuki tahap penting

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Persaingan memperebutkan posisi Direktur Perumdam Tirta Serayu Banjarnegara mulai mengerucut.

Dari 17 orang yang sebelumnya mendaftarkan diri, sebanyak tujuh kandidat dinyatakan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar di Aula Sasana Abdi Praja Banjarnegara, Jumat (21/8/2026).

Tahapan UKK menjadi bagian penting dalam proses seleksi calon pimpinan perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih tersebut.

Para peserta diuji dari berbagai aspek untuk mengetahui kemampuan, pengalaman, karakter, serta visi mereka dalam mengelola Perumdam Tirta Serayu.

Sekretaris Daerah Banjarnegara Hendro Cahyono mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan melibatkan pihak eksternal.

Pelibatan tenaga ahli dari luar pemerintah daerah tersebut dimaksudkan untuk menjaga objektivitas selama proses penilaian.

“Dari 17 pendaftar awal, tersaring delapan peserta yang lolos administrasi, dan tujuh orang hadir mengikuti uji kelayakan secara penuh seharian,” kata Hendro saat membuka seleksi.

Tujuh peserta yang mengikuti UKK harus melewati sejumlah tahapan pengujian. Proses tersebut tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga melihat aspek psikologis hingga kemampuan kandidat dalam menyampaikan gagasan.

Rangkaian pengujian meliputi tes tertulis dan keahlian, tes psikologi, pemaparan visi dan misi, wawancara, serta diskusi makalah.

Dengan tahapan yang cukup beragam, panitia diharapkan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan masing-masing kandidat.

Tim penguji melibatkan tenaga ahli dari perguruan tinggi serta panitia seleksi profesional.

Proses tersebut juga mendapat pengawasan dari Komisi II DPRD Banjarnegara.

“Proses pengujian melibatkan tim ahli dari perguruan tinggi, panitia seleksi profesional, dan diawasi langsung oleh Komisi II DPRD Banjarnegara,” ujar Hendro.

Pelibatan sejumlah unsur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga proses seleksi tetap transparan dan objektif.

Kandidat nantinya tidak hanya dinilai berdasarkan latar belakang atau pengalaman, tetapi juga berdasarkan hasil pengujian yang telah dijalani.

Hendro menegaskan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tidak ikut menentukan nilai peserta maupun mengarahkan nama tertentu untuk menduduki posisi Direktur Perumdam Tirta Serayu.

Menurut dia, seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dalam tahapan seleksi.

“Kami tidak punya nama atau jago. Harapannya, proses ini murni menghasilkan figur direktur yang kapabel,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa hasil UKK akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan calon yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan Perumdam Tirta Serayu.

Proses seleksi yang melibatkan pihak profesional juga diharapkan dapat meminimalkan subjektivitas dalam menentukan kandidat terbaik.

Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana mengatakan, seleksi terbuka tersebut harus menghasilkan pimpinan yang memiliki kemampuan serta visi yang jelas untuk membawa Perumdam Tirta Serayu menjadi lebih baik.

Menurutnya, posisi direktur tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola perusahaan dari sisi manajemen.

Direktur terpilih juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat dilayani dengan baik.

“Muara dari seleksi terbuka ini adalah terpilihnya direktur yang mengutamakan kualitas pelayanan terhadap kebutuhan air bersih bagi masyarakat Banjarnegara,” kata Amalia.

Pelayanan air bersih menjadi salah satu aspek utama yang harus diperhatikan calon pimpinan Perumdam.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan ketersediaan air, tetapi juga pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Karena itu, direktur yang nantinya terpilih diharapkan mampu menyusun strategi perusahaan agar pelayanan kepada pelanggan terus mengalami peningkatan.

Dengan tujuh kandidat yang telah memasuki tahap UKK, persaingan untuk mendapatkan posisi Direktur Perumdam Tirta Serayu kini semakin mengerucut.

Hasil dari berbagai pengujian akan menjadi bahan untuk melihat kandidat yang paling memenuhi kriteria dan kebutuhan perusahaan.

Direktur terpilih nantinya menghadapi sejumlah tanggung jawab penting. Selain memastikan perusahaan dapat dikelola secara profesional, pimpinan baru juga harus menjaga kualitas serta kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Kemampuan membaca kebutuhan pelanggan, mengelola sumber daya perusahaan, meningkatkan efisiensi, serta menjaga keberlanjutan layanan menjadi bagian dari tantangan yang perlu dihadapi.

Perumdam sebagai perusahaan daerah juga dituntut mampu menjalankan fungsi pelayanan publik sekaligus menjaga tata kelola perusahaan agar tetap sehat.

Dengan demikian, proses seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu tidak sekadar memilih figur untuk mengisi jabatan struktural.

Hasil seleksi diharapkan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perusahaan berkembang sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat Banjarnegara.

Tahapan UKK yang berlangsung sehari penuh menjadi salah satu tahap penting untuk mengukur kesiapan tujuh kandidat tersebut.

Setelah seluruh proses penilaian selesai, hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan sosok yang paling layak menduduki posisi Direktur Perumdam Tirta Serayu.

Proses seleksi yang dilakukan secara terbuka dan melibatkan unsur profesional diharapkan mampu menghasilkan pimpinan yang memiliki kompetensi, integritas, serta visi pengembangan perusahaan.

Pada akhirnya, kualitas direktur terpilih akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pengelolaan Perumdam Tirta Serayu, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Banjarnegara. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
1,5 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kota

1,5 Ton Sampah Diangkut dari Sungai Kramean Purbalingga, Warga Keluhkan Kondisi Air

Berita Selanjutnya
Siswa Diberi Pembekalan Bahasa Inggris

MTsN 8 Kebumen Gelar English Training, Siswa Dilatih Berani Berbicara Bahasa Inggris