BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menyiapkan rencana untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di ruang publik, suatu inisiatif yang diharapkan dapat mempererat kebersamaan warga.
Dalam upaya ini, koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi prioritas utama agar pelaksanaan acara berlangsung dengan lancar dan sukses.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho, yang menyatakan bahwa potensi penyelenggaraan nobar tersebut masih terbuka lebar dan saat ini sedang dalam tahap konsolidasi dengan berbagai pihak terkait.
Budi Nugroho menjelaskan pentingnya dukungan lintas instansi dalam mewujudkan acara nobar ini.
“Ada peluang juga kita menyelenggarakan nobar, kita sedang konsolidasikan dengan pihak terkait,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa penyelenggaraan nobar tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja, sehingga Dinkominfo mulai membangun sinergi dengan sejumlah OPD yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurut Budi, pihak-pihak yang terlibat antara lain Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dinhub), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim).
Rencana untuk mengadakan nonton bareng Piala Dunia ini semakin menarik perhatian masyarakat, terutama mengingat pertandingan yang dipilih untuk ditayangkan kemungkinan besar adalah laga-laga malam hari.
Waktu tersebut dianggap lebih memungkinkan bagi masyarakat untuk hadir dan menikmati momen berharga bersama keluarga dan teman-teman dibandingkan pertandingan yang dijadwalkan pada dini hari atau pagi hari.
“Rencana ada (nobar piala dunia, seperti laga timnas Indonesia). Waktunya mungkin pertandingan yang malam hari,” jelas Budi lebih lanjut.
Dalam konteks penyelenggaraan nobar laga Piala Dunia 2026, terdapat satu pertandingan yang telah mendapatkan perhatian khusus, yaitu pertandingan antara Kolombia melawan Portugal yang akan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 06.30 WIB di Alun-alun Purwokerto.
Namun, Budi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah inisiatif langsung dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Sebagai pemerintah daerah, mereka hanya memberikan dukungan berupa penyediaan sarana dan prasarana.
“Jadi itu yang menginisiasi RRI, bekerja sama dengan Pemkab. Kita support videotron,” pungkas Budi Nugroho menjelaskan peran pemerintah dalam acara ini.
Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga penyiaran sangat penting untuk menciptakan pengalaman nonton bareng yang berkualitas bagi masyarakat.
Keberadaan nonton bareng ini tentunya dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Banyumas.
Masyarakat bisa berkumpul bersama untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan penting dengan suasana meriah.
Selain itu, acara ini juga dapat digunakan sebagai momentum untuk meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga serta mendukung tim nasional dalam kompetisi internasional.
Penyelenggaraan nobar seperti ini juga sejalan dengan tren global di mana banyak negara mengadakan acara serupa untuk mendukung tim nasional mereka selama turnamen besar seperti Piala Dunia.
Dengan adanya dukungan dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas, harapannya adalah acara nobar ini dapat berjalan dengan sukses dan membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. (res/stch/dda)
















