BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pemerintah Kabupaten Cilacap berkomitmen untuk mempersiapkan aparatur desa dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang pesat.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas sekretaris desa (Sekdes) di seluruh wilayah Cilacap, pemkab berusaha meningkatkan kompetensi para aparatur dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan masyarakat dan administrasi pemerintahan desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap, Heru Kurniawan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa agar dapat menggunakan teknologi secara efektif.
“Beberapa materi yang diberikan di antaranya mencakup kebijakan desa digital, pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID), pengelolaan keuangan desa melalui Siskeudes versi 2.0.9, hingga langkah-langkah digitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa),” ungkapnya pada Jumat, 22 Mei.
Dalam konteks ini, Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya digitalisasi di tingkat desa untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan pelayanan publik yang lebih cepat.
“Supaya aparatur desa melek teknologi,” ujarnya dengan tegas.
Ammy juga menjelaskan bahwa penggunaan teknologi di lingkungan desa tidak hanya terbatas pada perangkat digital semata, tetapi juga mencakup perubahan dalam cara kerja yang lebih transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Dokumen yang diterbitkan pemerintah desa nantinya tidak hanya diketahui oleh perangkat desa saja, tetapi juga bisa diakses oleh masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya, dalam upaya memperluas manfaat dari ruang digital, Ammy menambahkan bahwa platform digital dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pelayanan publik tetapi juga untuk mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki oleh desa.
“Ruang digital bisa menjadi sarana promosi keunggulan masing-masing desa,” ungkapnya dengan penuh harapan.
Penggunaan teknologi informasi yang semakin canggih telah membawa dampak signifikan bagi banyak sektor, termasuk pemerintahan.
Dalam hal ini, pemkab Cilacap berusaha agar setiap desa siap memasuki tata kelola pemerintahan modern berbasis digital.
Dengan meningkatnya literasi digital di kalangan sekretaris desa, diharapkan akan ada perbaikan dalam sistem administrasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelatihan ini bukanlah hal baru bagi pemerintah daerah. Sebelumnya, berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas sudah dilaksanakan untuk membekali aparatur pemerintah dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman sekarang.
Namun kali ini, fokus utama diarahkan pada kemampuan memanfaatkan teknologi informasi yang tepat guna.
Sistem Informasi Desa (SID) merupakan salah satu alat penting yang diperkenalkan dalam pelatihan ini.
SID dirancang untuk membantu pengumpulan data dan informasi penting seputar kondisi sosial ekonomi masyarakat di tingkat desa secara efektif.
Melalui SID, setiap aparatur desa dapat mengakses data secara real-time sehingga memudahkan pengambilan keputusan serta perencanaan pembangunan.
Selain itu, Siskeudes 2.0.9 sebagai aplikasi pengelolaan keuangan desa juga menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut.
Aplikasi ini memungkinkan pengelolaan anggaran dan keuangan berbasis digital sehingga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa dapat terjaga dengan baik.
Pada akhirnya, hal tersebut akan berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
Digitalisasi BUMDesa juga menjadi salah satu materi penting dalam pelatihan ini.
Dalam dunia yang semakin terhubung secara online, keberadaan BUMDesa yang dikelola secara profesional dan berbasis digital dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar modern.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, setiap BUMDesa dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas produk serta efektivitas pemasaran,” jelas Ammy.
Dengan semua upaya ini, Pemkab Cilacap sangat optimis bahwa setiap desa akan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan menghadapi tantangan-tantangan baru di masa depan. (jul/stch/dda)
















