Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Pemkab Banyumas Usulkan Laboratorium Gula Semut 8 Miliar, Dorong Ekspor dan Sertifikasi Organik
Produksi Padi Cilacap Digenjot, Target Luas Tanam 80 Persen Demi Jaga Stok Beras

Produksi Padi Cilacap Digenjot, Target Luas Tanam 80 Persen Demi Jaga Stok Beras

Kejar Target Luas Tambah Tanam 80 PersenKejar Target Luas Tambah Tanam 80 Persen
PANEN : Petani melaksanakan panen padi di wilayah Kecamatan Kesugihan

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap sedang gencar melakukan upaya untuk meningkatkan produksi padi, dengan tujuan utama menjaga agar stok beras di wilayah ini tetap surplus.

Salah satu strategi kunci yang diterapkan adalah memperluas area tanam atau yang dikenal sebagai Luas Tambah Tanam (LTT), yang ditargetkan mencapai 80 persen.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, menekankan pentingnya perluasan lahan tanam tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian target LTT ini sangat vital bagi keberhasilan panen di musim tanam kedua tahun ini.

Menurut Sigit, jika target LTT sebesar 80 persen berhasil diraih, maka hasil panen padi untuk musim tanam kedua tahun 2026 diprediksi akan sangat melimpah.

“Kalau target LTT 80 persen tercapai, kami perkiraan panen padi untuk musim tanam kedua tahun 2026 bakal dimulai sekitar bulan Agustus sampai September nanti,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan optimisme Dinas Pertanian dalam menghadapi tantangan pemenuhan kebutuhan pangan lokal.

Dalam upaya mencapai target tersebut, Sigit menambahkan bahwa Dinas Pertanian tidak hanya mengandalkan rencana saja, tetapi juga melakukan berbagai langkah konkret di lapangan.

Salah satu pendekatan yang diambil adalah mendampingi para petani secara langsung.

Pendampingan ini dilakukan oleh para penyuluh pertanian yang ditugaskan untuk membantu para petani dalam proses bertani mereka.

“Pendampingan melalui para penyuluh pertanian kami intensifkan,” tandasnya.

Dengan adanya pendampingan dari penyuluh pertanian, para petani diharapkan dapat lebih memahami teknik bertani yang baik dan benar, serta mendapatkan akses terhadap informasi dan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan hasil panen mereka. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Banyumas Ajukan Proyek Rp8 Miliar

Pemkab Banyumas Usulkan Laboratorium Gula Semut 8 Miliar, Dorong Ekspor dan Sertifikasi Organik