Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

PMI Cilacap Perkuat Penanganan Bencana, 168 Pengurus Kecamatan Ikuti Orientasi

Kewenangan PMI Kecamatan Kini Lebih BesarKewenangan PMI Kecamatan Kini Lebih Besar
PEMBEKALAN : Pengurus PMI kecamatan di Kabupaten Cilacap mendapatkan pembekalan serta orientasi mengenai penanganan awal kebencanaan

BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Dalam upaya meningkatkan respons terhadap bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap telah mengambil langkah penting dengan memperluas peran pengurus PMI di tingkat kecamatan.

Ketua PMI Cilacap, Farid Ma’ruf, menjelaskan bahwa kini pengurus PMI di kecamatan diizinkan untuk menangani hingga sepuluh kejadian bencana secara bersamaan.

Kebijakan ini merupakan perubahan signifikan dari sebelumnya, di mana penanganan dibatasi hanya pada maksimal enam kejadian.

Dikatakan oleh Farid, kebijakan baru ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat segera menerima bantuan saat terjadi bencana, tanpa harus menunggu kehadiran tim dari PMI Kabupaten.

“Sekarang kita naikkan menjadi sepuluh bencana yang bisa ditangani PMI kecamatan. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kemarin.

Lebih lanjut, Farid menekankan bahwa pelibatan PMI di tingkat kecamatan juga berpotensi mengurangi biaya operasional.

Hal ini dikarenakan penanganan awal akan langsung dilakukan oleh pengurus setempat, sehingga tidak perlu lagi menunggu tim dari Kabupaten yang mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk tiba di lokasi.

“Sebanyak 168 pengurus PMI baru dari 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap telah mengikuti orientasi sebelum mulai bertugas,” tambahnya.

Orientasi tersebut tidak hanya sekadar formalitas. Para pengurus mendapatkan pembekalan tentang berbagai aspek kepalangmerahan, teknik pertolongan pertama, serta pemahaman mengenai tugas dan fungsi PMI.

Ini semua dilakukan agar para pengurus siap menjalankan misi kemanusiaan di wilayah masing-masing dengan lebih efektif.

“Intinya, PMI harus menjadi yang tercepat dalam membantu masyarakat,” tegas Farid.

Salah satu peserta orientasi, Susilowati yang merupakan pengurus PMI Kecamatan Kampung Laut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru mengenai penanganan kebencanaan.

Ia merasa bahwa pembekalan tersebut sangat bermanfaat untuk memperdalam pemahaman mereka sebelum terjun langsung ke lapangan.

“Ilmunya jadi lebih banyak, terutama mengenai bagaimana melakukan pertolongan pertama saat bencana. Ini sangat membantu kami di kecamatan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Inisiatif yang diambil oleh PMI Kabupaten Cilacap ini menunjukkan komitmen mereka dalam meningkatkan kapasitas dan responsibilitas pengurus di tingkat lokal.

Dalam konteks bencana alam yang kerap melanda Indonesia, kecepatan dalam memberikan bantuan sangatlah krusial untuk menyelamatkan nyawa dan meminimalisir kerugian.

Dengan adanya pelatihan dan peningkatan kemampuan ini, harapannya adalah masyarakat dapat merasa lebih aman karena tahu bahwa mereka memiliki akses langsung kepada bantuan yang cepat dan efektif. (jul/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Realme P4x 4G

Realme P4x 4G Resmi Dirilis, Usung Baterai Jumbo untuk Gaming 10 Jam

Berita Selanjutnya
Tiga Tim Lolos 32 Besar

Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026: Swedia, Ekuador dan Bosnia Lolos ke 32 Besar