BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Peluang usaha semakin terbuka lebar di Kabupaten Cilacap. Hal ini ditandai dengan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif menjadi peraturan daerah resmi oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap.
Proses pengesahan Raperda tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Cilacap yang diadakan di Ruang Rapat DPRD pada Kamis, 25 Juni.
Dalam acara tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menegaskan bahwa potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Kabupaten Cilacap cukup besar.
Dia menyatakan pentingnya mengelola potensi ini secara lebih terarah agar dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
Menurut Ammy, keberadaan regulasi ini tidak hanya berfungsi untuk memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif tetapi juga menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Ammy menjelaskan, “Potensi ekonomi kreatif masyarakat Kabupaten Cilacap sangat besar sehingga perlu dikelola secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan.”
Pernyataan ini menunjukkan keyakinan Bupati bahwa dengan pengelolaan yang baik, sektor ekonomi kreatif dapat berkembang pesat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Lebih jauh lagi, Ammy menambahkan bahwa pengembangan ekonomi kreatif bukan hanya sekadar untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Regulasi ini juga bertujuan untuk membuka peluang kerja baru bagi masyarakat setempat, mengoptimalkan potensi lokal yang ada, serta mendorong inovasi dan kreativitas.
“Regulasi ini diharapkan menjadi dasar dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di daerah,” lanjutnya.
Sebelum pengesahan Raperda tersebut, proses pembahasan dilakukan melalui Panitia Khusus VIII DPRD Kabupaten Cilacap.
Proses ini melibatkan harmonisasi yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan adanya kerjasama antara pemerintah daerah dan DPRD, diharapkan pengembangan sektor ekonomi kreatif dapat berjalan lebih terarah dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah. (jul/stch/dda)
















