Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Popda Banjarnegara 2026 Jadi Ajang Pencarian Atlet Muda Berbakat untuk Masa Depan

Ajang Popda Cari Bibit Atlet BerprestasiAjang Popda Cari Bibit Atlet Berprestasi
BERTANDING: POPDA tingkat Kabupaten Banjarnegara menjadi bagian dari ajang pembinaan atlet di kalangan pelajar

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Ribuan pelajar dari berbagai kecamatan di Banjarnegara, Jawa Tengah, saat ini tengah berkompetisi dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan yang berlangsung dari Kamis, 18 Juni 2026 hingga Rabu, 24 Juni 2026 ini bukan sekadar ajang perebutan medali.

Di balik setiap pertandingan yang digelar, terdapat proses penting dalam pencarian calon atlet yang diproyeksikan menjadi tulang punggung olahraga di Kabupaten Banjarnegara di masa depan.

Lapangan, gelanggang, serta arena pertandingan disulap menjadi tempat bagi pelatih dan tim pencari bakat untuk mengamati serta menilai potensi talenta muda yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang dapat dikembangkan hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Banjarnegara, Suhardi, menjelaskan bahwa Popda adalah salah satu tahapan krusial dalam sistem pembinaan olahraga daerah.

Melalui ajang bergengsi ini, potensi atlet dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dapat teridentifikasi lebih awal.

“Popda bukan sekadar kompetisi. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menemukan atlet-atlet berbakat dari berbagai kecamatan yang nantinya dapat dibina secara berjenjang sehingga mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Suhardi pada Rabu, 24 Juni 2026.

Lebih lanjut Suhardi menekankan pentingnya pembinaan olahraga yang tidak bisa dilakukan secara instan.

Dalam pandangannya, atlet-atlet potensial yang kelak akan mengharumkan nama daerah biasanya lahir dari proses panjang yang dimulai sejak usia sekolah.

Oleh karena itu, Popda menjadi instrumen vital untuk memperluas jangkauan pembinaan hingga ke pelosok daerah.

Dengan adanya kompetisi ini, pelajar tidak hanya di pusat kota saja yang memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan mereka, tetapi juga mereka yang berasal dari desa-desa dan wilayah pinggiran.

Suhardi menyampaikan cita-cita besar Banjarnegara dalam pengembangan olahraga prestasi melalui semangat “satu rumah satu medali”.

Gagasan ini menggambarkan harapan agar semakin banyak keluarga di Banjarnegara memiliki putra-putri berprestasi di bidang olahraga.

Hal ini tentunya akan membawa dampak positif bagi kemajuan serta perkembangan dunia olahraga di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarnegara, Nurohman Ahong, memberikan penilaian bahwa Popda merupakan fondasi penting dalam membangun regenerasi atlet.

Dalam pandangannya, keberhasilan olahraga daerah sangat ditentukan oleh kualitas pembinaan pada usia pelajar.

Dia menyatakan bahwa kolaborasi antara Disdikpora dan KONI Banjarnegara dalam penyelenggaraan Popda merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan di masa mendatang. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Siap Berdamai dengan Ruben Onsu

Demi Masa Depan Anak, Sarwendah dan Ruben Onsu Tempuh Jalur Damai

Berita Selanjutnya
Belanda dan Jepang Berebut Puncak

Belanda vs Jepang Berebut Juara Grup F Piala Dunia 2026, Hindari Jalur Maut Fase Gugur