BANYUMASEKSPRES.ID, Nama Raffi Ahmad kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Presenter sekaligus pengusaha yang juga merupakan suami Nagita Slavina itu menjadi sorotan publik setelah asistennya, Mufli Budi Ananda, diketahui menjabat sebagai komisaris di PT Krakatau Posco.
Penunjukan tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat. Tidak sedikit warganet yang mempertanyakan proses pengangkatan Mufli Budi Ananda hingga akhirnya dipercaya menduduki posisi strategis di perusahaan tersebut.
Polemik itu pun menyeret nama Raffi Ahmad ke dalam berbagai perbincangan di platform media sosial seperti Threads, X, hingga Instagram.
Seiring mencuatnya isu tersebut, muncul gelombang kritik yang ditujukan kepada Raffi Ahmad.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan mengajak publik untuk berhenti mengikuti atau melakukan unfollow terhadap akun Instagram ayah dua anak itu sebagai bentuk kekecewaan.
Menurut sebagian netizen, Raffi dinilai memanfaatkan kedekatan dengan orang-orang di sekitarnya sehingga mereka memperoleh jabatan penting.
Meski demikian, tudingan tersebut hanya berupa opini yang berkembang di media sosial dan belum disertai bukti mengenai keterlibatan langsung Raffi Ahmad dalam proses penunjukan tersebut.
Di tengah ramainya ajakan unfollow, perhatian publik justru beralih pada jumlah pengikut Instagram Raffi Ahmad yang dinilai tidak mengalami penurunan signifikan.
Akun Instagram milik Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina masih memiliki puluhan juta pengikut, sehingga memunculkan berbagai spekulasi baru di kalangan warganet.
Salah satu pengguna Threads mengaku menemukan banyak akun yang diduga merupakan akun tidak aktif atau akun baru di daftar pengikut Instagram Raffi Ahmad.
Temuan tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa terdapat penambahan pengikut yang bukan berasal dari pengguna aktif.
“Gaes, barusan cek followers IG Raffi Ahmad kebanyakan akun bodong postingan 0 follower 0. Mayoritas baru dibikin bulan Juni 2026. Berarti dia ada panik-paniknya juga followers turun akhirnya beli followers abal-abal,” tulis seorang netizen di Threads.
Unggahan tersebut langsung mendapat banyak tanggapan dari pengguna media sosial lainnya.
Beberapa di antaranya mengaku sempat memperhatikan perubahan jumlah pengikut akun Instagram Raffi Ahmad dalam beberapa hari terakhir.
Ada yang menyebut jumlah pengikut Raffi Ahmad sempat turun hingga kisaran 72 juta akun.
Namun, tidak lama kemudian angka tersebut kembali meningkat menjadi sekitar 75 juta pengikut.
“Kemarin sempat di 72 jutaan, naik lagi di 75 jutaan. Apalagi kalau bukan beli followers,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Komentar lain juga bermunculan. Sebagian netizen mengajak pengguna media sosial untuk tidak hanya berhenti mengikuti akun Raffi Ahmad, tetapi juga memblokir akun tersebut agar interaksi atau engagement di media sosial ikut menurun.
“Langsung aja block. Biar engagement turun. Kalau cuma unfollow masih bisa muncul di reels kalian,” tulis komentar lainnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada bukti yang dapat mengonfirmasi dugaan bahwa Raffi Ahmad membeli followers Instagram.
Tidak ada pernyataan resmi dari Raffi Ahmad maupun tim manajemennya mengenai tudingan yang ramai diperbincangkan tersebut.
Perubahan jumlah pengikut di media sosial sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Selain adanya pengguna baru yang mengikuti sebuah akun, angka pengikut juga bisa berubah karena pembersihan akun palsu oleh platform, aktivitas akun otomatis (bot), maupun fluktuasi algoritma media sosial.
Hingga artikel ini ditulis, Raffi Ahmad tetap aktif membagikan berbagai aktivitasnya melalui akun Instagram pribadi.
Sementara itu, polemik mengenai penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco maupun dugaan pembelian followers masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Publik kini menunggu adanya klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait agar informasi yang beredar tidak hanya berdasarkan spekulasi ataupun dugaan yang berkembang di dunia maya. (*/stch/dda)














