BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Sebuah rumah milik warga di Dusun Kelang, Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, mengalami kebakaran pada Rabu (1/7) sore.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek pada instalasi listrik di dalam rumah.
Beruntung, kebakaran dapat segera dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran sehingga api tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, insiden ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di rumah seorang warga Desa Menganti.
Kejadian pertama kali diketahui oleh tetangga korban bernama Eni yang melihat kepulan asap keluar dari bagian dapur rumah.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar langsung berupaya memberikan pertolongan dengan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Cilacap.
“Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil melaporkan kejadian ke Pos Damkar Cilacap,” ujar Gatot.
Setelah menerima laporan, petugas Damkar Cilacap segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Tim pemadam berhasil tiba sekitar sembilan menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan proses pemadaman.
Respons cepat petugas membuat kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak menyebar ke bangunan lain yang berada di sekitar rumah korban.
Menurut Gatot, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi di rumah tersebut.
Meski penyebab pastinya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut, indikasi awal mengarah pada gangguan instalasi kelistrikan.
Selama proses pemadaman, petugas mengerahkan sekitar 6.000 liter air untuk memadamkan kobaran api hingga benar-benar aman.
“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta,” katanya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik di rumah.
Instalasi yang sudah berusia lama, rusak, atau tidak sesuai standar berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek yang dapat memicu kebakaran.
Karena itu, masyarakat diimbau melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, terutama apabila ditemukan kabel yang mulai mengelupas, stop kontak yang longgar, atau perangkat listrik yang sering mengalami gangguan.
Selain itu, penggunaan sambungan listrik secara berlebihan atau tidak sesuai standar juga sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting.
Gatot mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dipasang sesuai standar keselamatan dan segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan.
“Pastikan instalasi listrik sesuai standar dan hindari penggunaan sambungan listrik yang tidak aman. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin,” pungkasnya.
Dengan respons cepat warga dan petugas pemadam kebakaran, kebakaran rumah di Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa. (jul/stch/dda)
















