Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Konser Musik Jadi Mesin Uang GOR Satria Purwokerto, Pendapatan Ditargetkan 1,07 Miliar

Konser Dongkrak Pendapatan GORKonser Dongkrak Pendapatan GOR
PINTU MASUK: Konser musik dan event hiburan menyumbang hingga 80 persen pendapatan GOR Satria Purwokerto, menjadikannya sumber pemasukan terbesar dibanding penyewaan harian

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – GOR Satria Purwokerto semakin menunjukkan perannya sebagai pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar di Kabupaten Banyumas.

Sepanjang tahun 2026, penyelenggaraan konser musik dan event hiburan menjadi sumber pemasukan terbesar bagi pengelola GOR, dengan kontribusi mencapai 80 persen dari total pendapatan.

Besarnya antusiasme masyarakat terhadap berbagai acara hiburan membuat pendapatan GOR Satria terus meningkat.

Kondisi tersebut juga mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas menaikkan target pendapatan GOR Satria menjadi Rp1,070 miliar pada tahun 2026.

Target tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang sebesar Rp800 juta.

Pengelola optimistis sasaran tersebut dapat tercapai karena realisasi pendapatan hingga pertengahan tahun sudah melampaui capaian target tahun lalu.

Kepala UPTD Pengelolaan Sarana dan Prasarana Olahraga GOR Satria, Ade Bahtiar, mengatakan peningkatan pendapatan tidak lepas dari semakin banyaknya penyelenggaraan konser musik, pertunjukan hiburan, hingga berbagai event besar yang digelar di kawasan GOR.

“Tahun lalu targetnya Rp800 juta,” ujar Ade.

Menurutnya, sektor hiburan menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan GOR dibandingkan penyewaan fasilitas untuk kegiatan olahraga maupun penggunaan harian.

“Pendapatan dari event hiburan dan konser musik bisa menyumbang sekitar 70 sampai 80 persen dari total pemasukan,” jelasnya.

Ade menjelaskan, tarif penyewaan harian GOR Satria telah diatur melalui peraturan daerah (Perda), sehingga nilainya relatif rendah.

Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan dari penggunaan fasilitas olahraga sehari-hari tidak terlalu besar.

Sebaliknya, penyelenggaraan konser musik, festival, pameran, dan berbagai kegiatan hiburan berskala besar mampu memberikan kontribusi pendapatan yang jauh lebih tinggi.

Karena itulah, pihak pengelola terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai penyelenggara event agar aktivitas di GOR Satria semakin ramai sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan kapasitas yang besar serta lokasi strategis di Purwokerto, GOR Satria dinilai memiliki daya tarik sebagai venue berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.

Melihat tren positif penyelenggaraan event sepanjang tahun ini, pengelola optimistis target pendapatan sebesar Rp1,070 miliar dapat tercapai.

Realisasi pendapatan yang sudah melampaui target tahun sebelumnya menjadi indikator bahwa minat penyelenggara terhadap GOR Satria terus meningkat.

Selain konser musik, berbagai kegiatan seperti pameran, festival kuliner, bazar, hingga acara komunitas juga ikut memberikan kontribusi terhadap pemasukan.

Meski demikian, konser musik tetap menjadi sektor paling dominan karena mampu menghadirkan ribuan pengunjung dalam satu penyelenggaraan.

Untuk menjaga target pendapatan tetap tercapai, pengelola GOR Satria kini berupaya memaksimalkan jadwal penyelenggaraan event sebelum berlangsungnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Ade mengatakan, selama Porprov berlangsung pada September hingga Oktober mendatang, hampir seluruh fasilitas olahraga di GOR Satria akan digunakan sebagai venue pertandingan.

Akibatnya, aktivitas penyewaan untuk konser maupun kegiatan hiburan dipastikan berhenti sementara.

“Karena kami antisipasi September-Oktober Porprov, praktis tidak ada pendapatan. Semua venue digunakan untuk pertandingan,” katanya.

Oleh sebab itu, jadwal event selama beberapa bulan ke depan terus dioptimalkan agar target penerimaan tetap tercapai sebelum seluruh fasilitas difokuskan untuk mendukung pelaksanaan Porprov.

Keberhasilan GOR Satria menghasilkan pendapatan besar dari sektor hiburan menunjukkan bahwa fasilitas olahraga tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertandingan, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif.

Melalui penyelenggaraan konser musik, festival, hingga berbagai kegiatan masyarakat, GOR Satria mampu memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar lokasi sekaligus meningkatkan pemasukan daerah.

Dengan tren penyelenggaraan event yang terus meningkat, GOR Satria diproyeksikan tetap menjadi salah satu venue utama berbagai kegiatan berskala besar di Banyumas, sekaligus menjadi penyumbang penting terhadap target pendapatan daerah pada tahun 2026. (res/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Dinkes Pantau Kesehatan Jemaah Haji

Dinkes Banjarnegara Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 21 Hari, Antisipasi Penyakit Menular

Berita Selanjutnya
Argentina vs Cape Verde Messi Bidik Gol Ketujuh

Jadwal Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026: Lionel Messi Bidik Gol Ketujuh dan Sepatu Emas