Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Setelah Tiga Tahun, Jembatan Penghubung Babakan-Singasari Akhirnya Diperbaiki

Tiga tahun terbengkalai, jembatan babakan diperbaikiTiga tahun terbengkalai, jembatan babakan diperbaiki

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Warga Desa Babakan dan Singasari akhirnya bisa bernafas lega setelah jembatan yang menghubungkan kedua desa mulai diperbaiki.

Jembatan ini telah mengalami kerusakan parah selama hampir tiga tahun, tepatnya sejak akhir tahun 2024 ketika hujan deras dan longsor meluluhlantahkan struktur sepanjang 12 meter tersebut.

Kabar baik ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang selama ini harus berjibaku melintasi jembatan rusak demi kelancaran aktivitas harian.

Sukirwan, seorang warga yang telah lama tinggal di daerah tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah rasanya bungah sekali seperti dikasih hadiah luar biasa setelah bertahun lamanya tidak ada tindakan,” ujarnya pada Jumat (13/6). Ia menekankan betapa pentingnya jembatan ini bagi warga sekitar.

Bukan hanya untuk aktivitas ekonomi, tetapi juga untuk pendidikan dan layanan kesehatan.

“Jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga, karena itu, warga berharap dengan perbaikannya agar bisa segera digunakan kembali dengan aman,” lanjut Sukirwan.

Meski kondisinya berbahaya, selama hampir tiga tahun, masyarakat tetap nekat melintasinya dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kerusakan yang awalnya hanya terjadi di satu sisi jembatan, membuatnya masih bisa dilewati meski berisiko tinggi.

Namun, situasi memburuk pasca longsor besar di akhir 2024, yang akhirnya membuat jembatan benar-benar ambruk. Kondisi ini membuat warga harus berharap perbaikan segera dilakukan.

Titik terang muncul ketika Yanuar Arif Wibowo, Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah, mengunjungi lokasi.

Dengan berkoordinasi bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, perbaikan akhirnya dimulai pada Senin (26/5). Selama pengerjaan, akses utama ditutup sementara, tetapi warga tidak perlu khawatir karena jalur alternatif masih berada di dalam kawasan desa.

“Sehingga pengalihan ini tidak mengganggu aktivitas warga,” tulis pihak pelaksana proyek.

Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, meliputi penguatan pondasi, pemasangan rangka baja, hingga pengecoran ulang seluruh permukaan jembatan. Muji, mandor proyek, menyatakan harapannya agar pekerjaan ini berjalan sukses dan aman.

“Harapan saya semoga hasilnya sempurna, sukses, dan selamat selama pengerjaan. Karena jujur saya ikut senang seperti yang dirasakan para warga Desa Babakan ini,” ungkapnya.

Proyek ini menggunakan anggaran daerah sebesar Rp727 juta, dan dana tersebut sudah dialokasikan dengan proses lelang yang telah selesai.

“Ditargetkan rampung pada November mendatang,” tegas Muji sambil menunjuk papan informasi proyek di lokasi.

Proses pengerjaan mendapat pengawasan ketat dari berbagai pihak. Pemerintah daerah menekankan bahwa kualitas dan keamanan jembatan adalah prioritas utama.

Ini bukan sekadar proyek konstruksi, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial terhadap warga yang telah lama menanti.

Warga sangat berharap agar proyek ini selesai tepat waktu dan kembali menghidupkan aktivitas mobilitas mereka.

“Harapan besar disampaikan warga agar selesainya perbaikan jembatan ini bisa mengembalikan kelancaran aktivitas mereka, baik secara ekonomi maupun sosial,” tulis keterangan tambahan dari tim proyek.

Bagi warga Babakan dan sekitarnya, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur. Ini adalah urat nadi desa yang kembali berdetak setelah lama terhenti. (zet/stch)

Berita Sebelumnya
Gaji hakim naik 280 persen

Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Gaji Hakim, Naik 280 Persen

Berita Selanjutnya
Panduan cek pencairan bansos pkh bpnt tahap 2 periode juni 2025

Cek Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 2 Juni 2025, Mudah Tanpa Perlu ke ATM!