BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP Muhammadiyah Cilacap (Mudacil) di ajang olahraga tingkat provinsi.
Assyifa Putri Gianita, siswi kelas 8 Digital 2, berhasil meraih medali perunggu POPDA Provinsi Jawa Tengah 2026 pada cabang olahraga balap sepeda.
Assyifa berhasil finis di posisi ketiga pada nomor Race Criterium. Ia harus bersaing dengan sejumlah atlet pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah dalam kompetisi tersebut.
Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Muhammadiyah Cilacap.
Prestasi Assyifa sekaligus menunjukkan bahwa siswa Mudacil memiliki potensi yang dapat berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga olahraga.
Kepala SMP Muhammadiyah Cilacap, Wartono SPd MPd, mengapresiasi pencapaian yang diraih Assyifa dalam POPDA Jateng 2026.
Menurutnya, medali perunggu tersebut merupakan hasil dari proses latihan, kedisiplinan, kerja keras, serta kemauan siswa untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya.
“Kami sangat bangga atas prestasi Assyifa. Medali perunggu ini menjadi bukti bahwa siswa Mudacil tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang olahraga,” kata Wartono.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi Assyifa untuk terus meningkatkan kemampuan.
Dukungan dari sekolah juga diharapkan mampu membuat siswa semakin percaya diri dalam mengikuti berbagai kompetisi olahraga di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam pertandingan balap sepeda POPDA Provinsi Jawa Tengah 2026, Assyifa tampil pada nomor Race Criterium.
Nomor tersebut mempertemukan atlet-atlet pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Persaingan yang dihadapi tidak mudah karena setiap peserta berusaha menunjukkan kemampuan terbaik untuk meraih posisi teratas.
Assyifa akhirnya mampu mengamankan posisi ketiga dan membawa pulang medali perunggu.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Assyifa yang masih duduk di bangku kelas 8.
Pengalaman berkompetisi di tingkat provinsi dapat menjadi modal berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding pada kejuaraan berikutnya.
Bagi sekolah, prestasi tersebut juga menjadi bukti pentingnya memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakat.
Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mendukung perkembangan potensi siswa di berbagai bidang, termasuk olahraga.
Wartono mengatakan, pihak sekolah akan terus memberikan dukungan kepada siswa yang memiliki potensi di bidang tertentu.
Menurutnya, keberhasilan seorang siswa dalam kompetisi merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan latihan rutin, disiplin, dan konsistensi.
Karena itu, prestasi Assyifa diharapkan tidak berhenti pada raihan medali perunggu POPDA Jateng 2026.
Pengalaman tersebut dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Assyifa dan siswa lainnya untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Wartono.
Dukungan dari sekolah, keluarga, pembina, dan lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam perjalanan atlet pelajar.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, potensi siswa seperti Assyifa diharapkan dapat berkembang dan mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Prestasi Assyifa juga turut membawa nama SMP Muhammadiyah Cilacap dan Kabupaten Cilacap dalam ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah.
Raihan medali perunggu tersebut menjadi salah satu bukti bahwa atlet pelajar dari Cilacap mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.
Pihak SMP Muhammadiyah Cilacap berharap pencapaian ini menjadi awal perjalanan Assyifa untuk meraih prestasi yang lebih besar.
Dengan latihan yang konsisten dan dukungan yang memadai, Assyifa diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan di cabang olahraga balap sepeda.
Sekolah juga berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi siswa lain untuk berani mengikuti kompetisi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.
Dengan demikian, prestasi Assyifa di POPDA Jawa Tengah 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda Cilacap untuk terus mengembangkan potensi dan berani berprestasi di tingkat daerah maupun provinsi. (wln/stch/dda)














