BANYUMASEKSPRES.ID, Perjalanan Syahrini mendapatkan buah hati bersama Reino Barack ternyata tidak berlangsung mudah.
Sebelum akhirnya dikaruniai Baby R, penyanyi yang dikenal dengan sapaan Princess Syahrini tersebut harus melewati pengalaman kehilangan calon buah hati sebanyak dua kali.
Kisah perjuangan mendapatkan momongan itu kembali dibagikan Syahrini.
Ia mengungkap bahwa dua kali keguguran terjadi pada masa awal pernikahannya dengan Reino Barack.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu fase paling berat dalam kehidupannya.
Keguguran pertama dialami Syahrini ketika usia kehamilannya memasuki tiga bulan.
Namun, pengalaman yang paling membekas secara emosional terjadi pada kehamilan kedua.
Saat itu, Syahrini ternyata mengandung anak kembar, tetapi tidak menyadari dirinya tengah hamil.
Kondisi tersebut terjadi ketika Syahrini sedang berada di Aspen, Colorado, Amerika Serikat. Ia kemudian mengalami pendarahan hebat saat sedang berlibur.
Setelah mendapatkan pemeriksaan dan menjalani tindakan medis, Syahrini baru mengetahui bahwa janin yang dikandungnya merupakan bayi kembar.
“Ternyata pas dikuret anakku kembar. Itu sedih banget. Rasanya melebihi putus cinta, melebihi kehilangan apa pun,” ungkap Syahrini dalam kanal YouTube The Princess Syahrini, dikutip Kamis (3/9).
Kehilangan calon buah hati tersebut menjadi pukulan berat bagi Syahrini.
Situasi semakin sulit karena kejadian itu berlangsung ketika pandemi COVID-19 masih melanda berbagai negara.
Setelah mengalami keguguran, Syahrini harus menjalani proses pemulihan di Singapura.
Kondisi lockdown pada masa pandemi membuat proses tersebut terasa semakin berat secara fisik maupun mental.
Syahrini mengaku benar-benar merasakan perjuangan setelah kehilangan calon buah hatinya.
Ia juga harus menunggu sebelum kembali menjalani program kehamilan karena kondisi tubuhnya membutuhkan waktu untuk pulih.
“Aku benar-benar berjuang dikuret saat itu. Sakit banget. Terus karena itu, aku setahun enggak boleh hamil dulu karena sudah dua kali kan keguguran,” tuturnya.
Setelah melewati dua kali keguguran, Syahrini dan Reino Barack akhirnya mendapatkan kabar bahagia.
Kelahiran Baby R menjadi momen yang sangat berarti bagi pasangan tersebut setelah perjalanan panjang mendapatkan keturunan.
Syahrini menyebut kehadiran Baby R sebagai sebuah mukjizat. Penantian selama enam tahun dan berbagai pengalaman yang telah dilewatinya membuat kelahiran sang buah hati memiliki makna yang sangat mendalam.
Bagi Syahrini, Baby R bukan hanya menjadi buah hati yang dinanti, tetapi juga simbol dari perjalanan panjang dan kesabaran yang telah dijalaninya bersama sang suami.
Ia pun menyimpan keyakinan bahwa calon anak yang telah tiada tetap memiliki tempat khusus di dalam hatinya.
Syahrini percaya bahwa tiga calon anaknya yang telah meninggal dunia kelak akan menunggunya bersama Reino Barack di surga.
“Ada kakak Baby R yang insyaallah menunggu di pintu surga. Amin,” ujar Syahrini.
Pengakuan tersebut memperlihatkan sisi personal Syahrini yang selama ini tidak banyak diketahui publik.
Di balik kehidupan sebagai figur publik dan penyanyi, ia juga pernah melewati masa penuh kesedihan dalam perjalanan membangun keluarga.
Kini, kehadiran Baby R menjadi sumber kebahagiaan baru bagi Syahrini dan Reino Barack.
Setelah melewati berbagai tantangan, termasuk dua kali keguguran dan masa pemulihan, pasangan tersebut akhirnya dapat menikmati fase baru sebagai orang tua.
Kisah Syahrini juga menunjukkan bahwa perjalanan setiap pasangan dalam mendapatkan keturunan dapat berbeda-beda.
Bagi sebagian orang, proses tersebut membutuhkan waktu, kesabaran, dukungan pasangan, serta pendampingan medis sesuai kondisi masing-masing.
Bagi Syahrini sendiri, perjalanan panjang tersebut kini menjadi bagian dari cerita hidup yang tidak terlupakan.
Kehadiran Baby R menjadi penutup bahagia setelah penantian panjang sekaligus mengingatkan dirinya pada calon buah hati yang pernah hadir dalam kehidupannya. (*/stch/dda)














