BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Polres Kebumen menggelar penegakan, ketertiban, dan disiplin (Gaktibplin) terhadap polisi wanita (Polwan), Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan sekaligus upaya memastikan seluruh personel tetap menjaga kedisiplinan dan profesionalisme.
Sebanyak 35 personel Polwan Polres Kebumen mengikuti pemeriksaan yang berlangsung di Mapolres Kebumen sejak pukul 07.00 WIB. Puluhan personel tersebut terdiri atas tiga perwira dan 32 bintara.
Pemeriksaan dilakukan oleh personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kebumen.
Sejumlah aspek menjadi sasaran pemeriksaan, mulai dari sikap tampang, kelengkapan surat nyata diri, hingga penggunaan telepon seluler milik personel.
Senior Polwan Polres Kebumen AKP Sri Eningsih mengatakan Gaktibplin merupakan bagian dari pembinaan internal untuk memastikan personel Polwan selalu menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya menyasar penampilan dan kelengkapan administrasi personel.
Petugas juga melakukan verifikasi terhadap penggunaan telepon seluler untuk memastikan tidak terdapat aktivitas yang dapat merugikan personel maupun institusi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah potensi keterlibatan personel dalam aktivitas judi online maupun penggunaan pinjaman online yang dapat menimbulkan persoalan pribadi dan berdampak terhadap kedinasan.
“Kegiatan ini untuk memastikan personel Polwan tetap disiplin dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi,” kata AKP Sri Eningsih mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Pemeriksaan tersebut dilakukan secara langsung oleh personel Sipropam. Petugas mengecek sikap tampang, kelengkapan data diri, serta melakukan verifikasi dan validasi terhadap telepon seluler milik 35 personel Polwan.
Pemeriksaan telepon seluler menjadi salah satu bagian penting dalam Gaktibplin kali ini.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan personel tidak melakukan aktivitas yang bertentangan dengan aturan maupun berpotensi mengganggu profesionalisme sebagai anggota Polri.
Verifikasi diarahkan antara lain untuk memastikan tidak terdapat indikasi keterlibatan dalam judi online maupun penggunaan pinjaman online.
Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan internal Polri.
Personel kepolisian dituntut tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjaga perilaku dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.
AKP Sri menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap 35 personel menunjukkan hasil positif.
Petugas tidak menemukan pelanggaran yang berkaitan dengan sikap tampang maupun kelengkapan data diri.
Selain itu, hasil verifikasi telepon seluler juga tidak menunjukkan adanya indikasi 35 personel tersebut terlibat dalam judi online ataupun menggunakan pinjaman online.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran terkait sikap tampang maupun kelengkapan data diri. Polisi juga tidak menemukan indikasi 35 personel tersebut melakukan judi online atau menggunakan pinjaman online,” katanya.
Dari seluruh rangkaian pemeriksaan, tidak ditemukan pelanggaran pada 35 Polwan yang menjadi sasaran Gaktibplin.
Hasil tersebut mendapat apresiasi karena menunjukkan personel yang diperiksa mampu menjaga disiplin dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil verifikasi dan validasi terhadap 35 personel, tidak ditemukan adanya personel yang melakukan pelanggaran. Kami sangat senang,” ujar AKP Sri.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pembinaan agar kedisiplinan personel Polri tetap terjaga.
Gaktibplin juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota kepolisian untuk selalu menjaga sikap, perilaku, serta integritas, baik ketika menjalankan tugas maupun dalam kehidupan pribadi.
Pelaksanaan Gaktibplin Polwan Polres Kebumen tidak semata-mata berkaitan dengan pemeriksaan atau pencarian pelanggaran.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan internal untuk memperkuat profesionalisme personel.
Disiplin menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Personel yang memiliki kedisiplinan diharapkan mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Karena itu, pemeriksaan terhadap sikap tampang, administrasi pribadi, hingga penggunaan perangkat komunikasi dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Terlebih, perkembangan teknologi dan penggunaan telepon seluler membuat personel memiliki akses terhadap berbagai layanan digital.
Pengawasan diperlukan agar fasilitas tersebut tidak digunakan untuk kegiatan yang dapat menimbulkan persoalan hukum, keuangan, maupun kedinasan.
Pemeriksaan terhadap aktivitas judi online dan pinjaman online juga menjadi bagian dari upaya preventif.
Dengan memastikan personel tidak terlibat dalam aktivitas tersebut, institusi dapat meminimalkan potensi persoalan yang dapat memengaruhi kinerja maupun citra kepolisian.
Gaktibplin tersebut digelar menjelang peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan. Pelaksanaannya didasarkan pada surat perintah Kabidpropam Polda Jawa Tengah mengenai pelaksanaan Gaktibplin Polwan.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaga profesionalisme dan kedisiplinan personel menjelang momentum peringatan HUT ke-78 Polwan.
Momentum hari jadi Polwan tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperingati perjalanan polisi wanita dalam institusi Polri.
Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan pembinaan personel.
Dengan hasil pemeriksaan yang menunjukkan tidak adanya pelanggaran dari 35 personel yang diperiksa, Polres Kebumen berharap standar disiplin tersebut dapat terus dipertahankan.
Pembinaan internal akan terus diperlukan untuk memastikan setiap personel mampu menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun institusi.
Melalui Gaktibplin, Polres Kebumen juga menunjukkan komitmen untuk melakukan pengawasan internal secara berkala.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kualitas sumber daya manusia Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Pemeriksaan terhadap 35 Polwan di Mapolres Kebumen akhirnya tidak menemukan pelanggaran, baik dari aspek sikap tampang, kelengkapan data diri, maupun indikasi judi online dan pinjaman online.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Polres Kebumen dalam menjaga kedisiplinan dan profesionalisme personel menjelang Hari Jadi ke-78 Polwan. (mam/stch/dda)
















