BANYUMASEKSPRES.ID, Sony kembali menarik perhatian industri teknologi global dengan meluncurkan AC portabel yang dapat dikenakan di punggung. Perangkat ini hadir sebagai bagian dari pengembangan lini wearable Sony Reon Pocket generasi terbaru.
Produk ini diberi nama Reon Pocket Pro Plus dan dirancang untuk dipakai di area leher hingga punggung atas. Konsepnya mengandalkan pendinginan langsung yang menempel pada tubuh pengguna.
Teknologi yang digunakan berbasis thermoelectric dengan pelat logam khusus. Pelat tersebut mampu menurunkan suhu tubuh tanpa memerlukan aliran udara besar seperti AC biasa.
Efek dingin yang dihasilkan terasa lebih langsung dan stabil di titik kontak tubuh. Teknologi ini menjadi bagian dari tren wearable yang fokus pada kenyamanan personal.
Sony mengumumkan bahwa performa pendinginan meningkat hingga 20 persen dari generasi sebelumnya. Suhu pelat juga dapat lebih rendah sekitar 2 derajat Celsius.
Peningkatan tersebut membuat sensasi dingin lebih kuat di area punggung dan leher. Hal ini menjadikan perangkat ini lebih efektif untuk penggunaan harian.
Perangkat ini dibekali baterai yang lebih efisien dibanding model sebelumnya. Sony mengklaim daya tahannya bisa mencapai 15 jam dalam mode Smart Cooling.
Daya tahan tersebut memungkinkan penggunaan sepanjang hari tanpa sering mengisi ulang. Ini membuatnya cocok untuk aktivitas kerja maupun perjalanan.
Selain pendingin, perangkat ini juga memiliki mode pemanas. Fitur ini membuatnya bisa digunakan saat cuaca dingin atau musim hujan.
Dengan dua mode tersebut, perangkat ini dapat digunakan sepanjang tahun. Hal ini menambah nilai fungsional sebagai pengatur suhu tubuh pribadi.
Sony memperkenalkan desain Adaptive Hold Design untuk kenyamanan pengguna. Desain ini menjaga perangkat tetap stabil saat digunakan bergerak.
Struktur baru ini membuat perangkat tidak mudah bergeser saat aktivitas fisik. Pengguna tetap merasa nyaman meskipun dipakai lama.
Sistem ventilasi juga diperbarui agar lebih efisien. Arah pembuangan panas kini bisa disesuaikan agar tidak terjebak di bawah pakaian.
Hal ini memungkinkan perangkat tetap bekerja optimal meski tertutup pakaian tebal. Penggunaan sehari-hari menjadi lebih fleksibel dan praktis.
Sony menambahkan perangkat sensor bernama Reon Pocket Tag 2. Sensor ini membaca suhu dan kelembapan lingkungan secara real-time.
Data tersebut dikirim ke unit utama untuk menyesuaikan pendinginan otomatis. Sistem ini membuat perangkat lebih cerdas dalam merespons kondisi sekitar.
Teknologi utama perangkat ini menggunakan efek Peltier. Sistem ini memindahkan panas secara elektronik tanpa kompresor besar.
Desain ini membuat perangkat lebih ringkas, ringan, dan hemat daya. Hal ini penting untuk perangkat wearable yang mengutamakan mobilitas.
Sony menilai teknologi ini sebagai bagian dari personal climate control. Konsep ini diperkirakan semakin relevan di tengah kenaikan suhu global.
Perusahaan juga memperluas inovasi di luar produk kamera dan konsol game. Fokusnya kini juga pada solusi teknologi kehidupan sehari-hari.
Reon Pocket Pro Plus menjadi contoh inovasi wearable yang menggabungkan desain dan teknologi pintar. Produk ini menunjukkan arah baru industri pendingin pribadi modern.
Tren AC portabel wearable diprediksi terus berkembang di masa depan. Teknologi ini berpotensi menjadi standar baru kenyamanan suhu tubuh personal. (mdr)
















