Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Sering Dikonsumsi Sehari-hari, 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Memicu Batu Ginjal
Vivo Y6c Resmi Meluncur, HP Murah dengan Baterai 6.500 mAh dan Layar 90Hz

Vivo Y6c Resmi Meluncur, HP Murah dengan Baterai 6.500 mAh dan Layar 90Hz

Vivo Y6cVivo Y6c
Vivo Y6c resmi meluncur di China sebagai smartphone entry-level dengan baterai 6.500 mAh, layar 120 Hz, Android 16, serta harga sekitar Rp2,3 jutaan.

BANYUMASEKSPRES.ID, Produsen ponsel asal China, Vivo resmi meluncurkan smartphone entry-level terbarunya, Vivo Y6c, ke pasar China pada Minggu (19/7/2026) lalu.

Perangkat baru ini hadir menyasar pengguna yang membutuhkan ponsel terjangkau dengan kemampuan baterai panjang serta fitur menarik di kelasnya.

Meski berada pada segmen entry-level, Vivo Y6c membawa sejumlah teknologi yang biasanya ditemukan pada perangkat dengan kelas lebih tinggi.

Daya tahan menjadi keunggulan utama Vivo Y6c melalui baterai besar berkapasitas 6.500 mAh untuk mendukung aktivitas harian pengguna secara optimal.

Vivo menyebut baterai tersebut mampu mempertahankan kesehatan hingga lima tahun penggunaan normal berdasarkan pengujian yang dilakukan perusahaan secara berkala.

Untuk kebutuhan pengisian daya, Vivo Y6c masih mengandalkan teknologi kabel dengan dukungan daya maksimal sebesar 15 watt yang tersedia.

Selain kapasitas baterai besar, smartphone Vivo terbaru ini juga menawarkan spesifikasi cukup menarik bagi pengguna ponsel ekonomis masa kini.

Berikut rincian spesifikasi Vivo Y6c yang dihimpun KompasTekno dari Gizmochina mengenai perangkat terbaru tersebut untuk pasar China.

Vivo Y6C
Vivo Y6c menawarkan spesifikasi menarik seperti layar 120 Hz, kamera 8 MP, serta sertifikasi ketahanan IP65.

Vivo Y6c membawa layar LCD berukuran 6,74 inci dengan resolusi HD Plus mencapai 1.600 x 720 piksel yang cukup luas.

Panel layar tersebut memiliki refresh rate hingga 120 Hz yang membuat pengalaman penggunaan terasa lebih halus dan nyaman.

Tingkat kecerahan maksimal layar Vivo Y6c mencapai 1.200 nit untuk membantu tampilan tetap terlihat dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Layar smartphone ini juga mendapatkan sertifikasi TUV Rheinland untuk menjaga kenyamanan mata serta mengurangi efek flicker saat digunakan.

Pada sektor performa, Vivo Y6c menggunakan chipset Unisoc T7225 dengan proses fabrikasi berukuran 12 nanometer untuk efisiensi daya.

Chipset tersebut memiliki konfigurasi CPU octa-core yang menggabungkan dua inti Cortex-A75 dan enam inti Cortex-A55 dalam perangkat.

Dua inti Cortex-A75 berfungsi menangani pekerjaan berat, sementara enam inti Cortex-A55 membantu menjaga efisiensi konsumsi daya perangkat.

Seluruh kemampuan chipset dipadukan dengan konfigurasi tunggal RAM 4 GB serta penyimpanan internal sebesar 128 GB untuk pengguna.

Kombinasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan penggunaan harian seperti komunikasi, hiburan, dan aktivitas digital ringan lainnya.

Pada sektor kamera, Vivo Y6c menghadirkan kamera belakang tunggal dengan resolusi utama sebesar 8 MP untuk dokumentasi sederhana.

Bagian depan perangkat menyediakan kamera selfie 5 MP yang ditempatkan menggunakan desain notch berbentuk tetesan air.

Untuk sistem operasi, Vivo Y6c menjalankan Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6 yang dikembangkan Vivo khusus.

Vivo turut menyematkan sensor sidik jari pada bagian samping bodi untuk memberikan akses keamanan praktis bagi pengguna.

Ponsel entry-level ini juga memiliki fitur peningkatan volume hingga 150 persen bagi pengguna yang membutuhkan suara lebih keras.

Ketahanan perangkat menjadi perhatian melalui sertifikasi IP65 yang membuat Vivo Y6c terlindungi dari debu dan cipratan air.

Selain itu, Vivo Y6c telah memperoleh sertifikasi SGS Five-Star Drop Resistance setelah melewati pengujian ketahanan benturan perangkat.

Fitur tambahan lain yang tersedia adalah infrared blaster atau IR blaster untuk mengontrol perangkat elektronik rumah tangga.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menjadikan Vivo Y6c sebagai remote untuk televisi maupun pendingin ruangan secara praktis.

Vivo Y6c tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu putih, biru, dan hitam untuk konsumen pasar China. Di negara asalnya, Vivo menjual smartphone entry-level tersebut dengan harga 899 yuan atau sekitar Rp2,3 jutaan.

Harga Vivo Y6c membuatnya menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mencari ponsel murah berfitur lengkap.

Hingga kini, Vivo belum memberikan informasi mengenai rencana membawa Vivo Y6c menuju pasar global termasuk Indonesia.

Kehadiran Vivo Y6c memperlihatkan strategi Vivo menghadirkan smartphone murah dengan baterai besar dan spesifikasi kompetitif untuk pengguna.

Perangkat ini menjadi pilihan baru bagi konsumen yang mengutamakan ketahanan baterai tanpa harus membeli ponsel kelas premium.

Meski belum tersedia secara resmi di Indonesia, Vivo Y6c tetap menarik perhatian karena menawarkan kombinasi harga dan fitur. (vip)

Berita Sebelumnya
Batu Ginjal

Sering Dikonsumsi Sehari-hari, 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Memicu Batu Ginjal