Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tenor KPR Rumah Subsidi Resmi Hingga 40 Tahun, BP Tapera Optimistis Target 3 Juta Rumah Tercapai

Tenor KPR Subsidi Bisa Sampai 40 TahunTenor KPR Subsidi Bisa Sampai 40 Tahun
Ilustrasi rumah KPR subsidi

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mendukung target pembangunan 3 juta rumah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran KPR Sejahtera FLPP semakin tepat sasaran dan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Berbagai kebijakan yang telah disiapkan pemerintah diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan perumahan, sekaligus mendukung target program 3 juta rumah,” ujar Heru.

Salah satu kebijakan terbaru pemerintah adalah memperpanjang tenor atau jangka waktu cicilan KPR Sejahtera FLPP dari maksimal 20 tahun menjadi hingga 40 tahun.

Dengan tenor yang lebih panjang, besaran cicilan bulanan diharapkan menjadi lebih ringan sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat untuk memiliki rumah subsidi.

Kebijakan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mempercepat penyerapan program rumah subsidi di berbagai daerah.

Selain memperpanjang tenor kredit, pemerintah juga tetap menetapkan batas maksimal penghasilan bagi calon penerima manfaat KPR Sejahtera FLPP agar program benar-benar tepat sasaran.

BP Tapera mencatat hingga 3 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 97.421 unit rumah dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp12,1 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program rumah subsidi yang menawarkan skema pembiayaan dengan cicilan terjangkau.

Dalam pelaksanaannya, BP Tapera didukung oleh jaringan yang luas, melibatkan:

36 bank penyalur KPR FLPP

22 asosiasi pengembang

11.124 pengembang perumahan

9.466 kawasan perumahan

Tersebar di 35 provinsi dan 378 kabupaten/kota di Indonesia.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah subsidi.

Menurut Heru, keberhasilan penyaluran puluhan ribu unit rumah subsidi mencerminkan komitmen BP Tapera bersama seluruh mitra dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan.

Melalui sinergi dengan perbankan, pengembang, serta pemerintah daerah, BP Tapera berharap semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat memiliki rumah pertama dengan skema pembiayaan yang terjangkau.

“Capaian tersebut mencerminkan komitmen BP Tapera bersama seluruh mitra dalam memperluas kepemilikan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” pungkas Heru.

Ke depan, BP Tapera akan terus mengoptimalkan penyaluran KPR Sejahtera FLPP melalui berbagai kebijakan baru, termasuk penyederhanaan akses pembiayaan dan perluasan kerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap target pembangunan 3 juta rumah dapat tercapai sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan hunian yang aman, nyaman, dan terjangkau. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Sewa Huntara Warga Ketanda Diperpanjang

BPBD Banyumas Siapkan 67 Kapling Hunian Tetap bagi Korban Tanah Bergerak Desa Ketanda

Berita Selanjutnya
Bantah Trump Intervensi Kasus Balogun

Gianni Infantino Bantah Donald Trump Intervensi Keputusan FIFA soal Folarin Balogun