Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Viral Wisatawan Diminta Bayar Parkir Meski Hanya Putar Balik di Candi Arjuna Dieng

candi arjuna dibuka 3 agustuscandi arjuna dibuka 3 agustus

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Video keluhan wisatawan mengenai layanan parkir di Kompleks Candi Arjuna, Dieng, Banjarnegara, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang wisatawan mengaku diminta membayar biaya parkir meskipun kendaraan yang digunakannya hanya masuk untuk kemudian melakukan putar balik.

Keluhan tersebut mendapat perhatian dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjarnegara.

Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus menindaklanjuti informasi yang beredar.

Sebagai tindak lanjut, Dishub Banjarnegara menerbitkan surat teguran tertulis kepada pengelola dan juru parkir (jukir) yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Kepala Dishub Banjarnegara, Yusuf Winarsono, mengatakan pihaknya bergerak setelah mengetahui adanya keluhan wisatawan yang disampaikan melalui media sosial.

“Terkait dengan adanya pemberitaan di media sosial, khususnya untuk layanan perparkiran di Kompleks Candi Arjuna, kami dari Dishub Kabupaten Banjarnegara sudah datang ke lokasi dan menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat teguran tertulis pada pengelola dan juga juru parkir yang ada di sana,” kata Yusuf, Kamis (20/8/2026).

Dishub Banjarnegara memastikan juru parkir yang terlibat dalam persoalan tersebut merupakan petugas resmi yang telah terdata.

Meski demikian, adanya keluhan wisatawan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan parkir di kawasan wisata.

Pemerintah daerah tidak ingin persoalan pelayanan parkir justru memberikan kesan negatif kepada wisatawan yang datang ke salah satu kawasan wisata unggulan di Dieng tersebut.

Menurut Yusuf, keberadaan petugas parkir seharusnya membantu menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan.

Karena itu, petugas diminta menjalankan tugas sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan secara baik kepada wisatawan.

Dishub juga melakukan pembinaan terhadap pengelola dan juru parkir agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Yusuf menegaskan, pelayanan parkir di kawasan wisata harus memperhatikan kenyamanan wisatawan.

Petugas tidak boleh memberikan pelayanan yang berpotensi membuat pengunjung merasa dirugikan atau tidak nyaman.

“Harapannya ke depan, para juru parkir yang ada di sana bisa memberikan layanan yang lebih santun, sopan, tertib, serta dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna parkir,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Candi Arjuna Dieng merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi masyarakat.

Oleh sebab itu, kualitas pelayanan di kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman positif kepada wisatawan.

Tidak hanya objek wisata dan fasilitasnya, pelayanan dari petugas di lapangan juga dapat memengaruhi kesan wisatawan selama berada di Dieng.

Viralnya video keluhan wisatawan tersebut sekaligus menjadi pengingat agar seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata memberikan pelayanan sesuai aturan.

Dishub Banjarnegara memastikan pengawasan terhadap pelayanan parkir di kawasan wisata akan terus dilakukan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan serupa pada kemudian hari.

Dishub juga membuka ruang bagi masyarakat dan wisatawan untuk menyampaikan laporan apabila menemukan pelayanan parkir atau fasilitas umum yang dinilai tidak sesuai.

Yusuf menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang berani menyampaikan keluhan.

Menurutnya, informasi dari pengguna layanan dapat membantu pemerintah melakukan evaluasi secara langsung terhadap kondisi di lapangan.

“Kami berterima kasih pada masyarakat dan para pengguna parkir. Manakala ada hal-hal yang dirasa tidak berkenan, segera laporkan, kami siap menindaklanjuti demi kenyamanan bersama,” kata Yusuf.

Dengan adanya teguran tersebut, Dishub berharap pengelola dan juru parkir di Kompleks Candi Arjuna dapat melakukan perbaikan pelayanan.

Persoalan yang bermula dari keluhan wisatawan soal parkir di Candi Arjuna Dieng tersebut kini menjadi bahan evaluasi bagi pengelola.

Pemerintah daerah juga berharap perbaikan pelayanan dapat menjaga kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung citra pariwisata Dieng dan Banjarnegara.

Pelayanan parkir yang tertib, sopan, transparan, dan memberikan rasa aman dinilai penting untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata.

Terlebih, kawasan Dieng menjadi salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Dishub Banjarnegara pun meminta pengelola dan seluruh juru parkir menjalankan tugas secara profesional sehingga pengalaman wisatawan selama berkunjung tidak terganggu oleh persoalan pelayanan di lapangan.(jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pejabat Unsoed Diperiksa KPK

KPK Periksa Pejabat Unsoed di Banyumas, Perkara yang Didalami Belum Diungkap

Berita Selanjutnya
Sehari, Dua Karhutla Terjadi di Banyumas

13 Karhutla Terjadi di Banyumas, Dua Kebakaran Muncul dalam Sehari