Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

WhatsApp Ubah Sistem Keamanan, PIN 6 Digit Bakal Diganti Password Lebih Kuat

WhatsApp Ubah PIN Jadi PasswordWhatsApp Ubah PIN Jadi Password
Ilustrasi pengguna WhatsApp

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – WhatsApp menyiapkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan keamanan akun pengguna.

Salah satu perubahan yang cukup signifikan berkaitan dengan sistem verifikasi dua langkah.

Jika sebelumnya pengguna mengandalkan PIN enam digit, WhatsApp kini menyiapkan sistem password yang dinilai lebih fleksibel dan kuat.

Melalui pembaruan tersebut, pengguna nantinya dapat membuat password dengan kombinasi huruf, angka, hingga karakter khusus.

Sistem ini memberikan pilihan kredensial yang lebih panjang dibandingkan PIN enam digit sehingga diharapkan dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap akun WhatsApp.

Selama ini, fitur verifikasi dua langkah menjadi salah satu sistem keamanan penting di WhatsApp.

Pengguna diminta membuat PIN enam digit yang kemudian digunakan sebagai pengamanan tambahan ketika ada upaya untuk mendaftarkan atau mengambil alih akun.

Dengan perubahan menuju password yang lebih fleksibel, pengguna memiliki ruang lebih besar untuk membuat kredensial yang sulit ditebak.

Kombinasi karakter yang lebih beragam juga memungkinkan pengguna menggunakan kata sandi dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi.

Pembaruan keamanan WhatsApp tersebut menjadi bagian dari upaya platform untuk memberikan perlindungan lebih baik kepada pengguna.

Keamanan akun menjadi semakin penting karena aplikasi pesan instan kini tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk berbagi berbagai informasi pribadi.

Sistem verifikasi dua langkah berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan di luar proses verifikasi nomor telepon.

Ketika fitur tersebut aktif, pengguna harus memasukkan kredensial tambahan pada kondisi tertentu.

Sebelumnya, kredensial tersebut berupa PIN enam digit. Sistem baru yang menggunakan password memungkinkan pengguna membuat kombinasi yang lebih kompleks.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan password yang dibuat.

Password sebaiknya tidak menggunakan informasi yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir, nama, atau kombinasi angka sederhana.

Selain perubahan pada sistem verifikasi dua langkah, WhatsApp juga menghadirkan pembaruan untuk membantu pengguna mengenali panggilan dari nomor tidak dikenal.

Fitur tersebut saat ini tersedia pada perangkat Android. Ketika seseorang yang tidak terdapat dalam daftar kontak melakukan panggilan, WhatsApp dapat menampilkan informasi tambahan mengenai nomor tersebut.

Informasi yang diberikan dapat membantu pengguna memahami konteks penelepon sebelum memutuskan apakah akan menerima panggilan.

Salah satu informasi yang mungkin ditampilkan adalah negara asal nomor tersebut.

WhatsApp juga dapat memberikan informasi apabila pengguna dan penelepon ternyata berada dalam grup WhatsApp yang sama.

Kehadiran fitur ini dapat membantu pengguna lebih berhati-hati ketika menerima panggilan dari nomor asing atau nomor yang belum dikenal.

Informasi tambahan tersebut memungkinkan pengguna mempertimbangkan apakah panggilan tersebut berasal dari seseorang yang memiliki keterkaitan dengan mereka.

Fitur semacam ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keamanan dan memberikan lebih banyak informasi kepada pengguna ketika berinteraksi dengan nomor yang tidak dikenal.

Pembaruan lainnya berkaitan dengan passkey WhatsApp. Teknologi tersebut memungkinkan pengguna melakukan verifikasi identitas tanpa harus bergantung pada password, PIN, maupun kode verifikasi dalam proses tertentu.

Passkey memanfaatkan sistem keamanan yang telah tersedia pada perangkat pengguna.

Metode autentikasi dapat menggunakan sidik jari, pengenalan wajah seperti Face ID, maupun kunci layar perangkat.

Dengan metode tersebut, pengguna tidak perlu mengingat kredensial tambahan untuk melakukan autentikasi melalui passkey.

Sistem keamanan perangkat menjadi bagian dari proses verifikasi identitas.

WhatsApp menyebut lebih dari 1 miliar pengguna telah membuat passkey untuk akun mereka.

Angka tersebut menunjukkan semakin luasnya penggunaan metode autentikasi berbasis perangkat.

Kini, WhatsApp juga memperluas kemampuan passkey dengan memungkinkan pengguna menambahkan beberapa passkey dalam satu akun.

Kemampuan menambahkan beberapa passkey dalam satu akun dapat memberikan kemudahan bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat.

Fitur tersebut terutama bermanfaat bagi pengguna yang menggunakan perangkat dengan sistem operasi berbeda, seperti Android dan iOS.

Dengan dukungan beberapa passkey, proses pengamanan akun dapat dibuat lebih fleksibel ketika pengguna berpindah atau menggunakan beberapa perangkat.

Pengaturan passkey dapat diakses melalui aplikasi WhatsApp dengan membuka menu Settings > Account > Passkeys.

Pengguna yang sudah mendapatkan fitur tersebut dapat memeriksa pengaturan keamanan akun secara berkala.

Selain menggunakan passkey, pengguna juga sebaiknya memastikan perangkat utama memiliki sistem keamanan seperti sidik jari, pengenalan wajah, atau kunci layar yang aktif.

Berbagai pembaruan tersebut menunjukkan bahwa keamanan WhatsApp semakin diarahkan pada sistem perlindungan berlapis.

Pengguna tidak hanya mendapatkan verifikasi dua langkah, tetapi juga pilihan autentikasi melalui passkey serta informasi tambahan ketika menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Penggantian PIN enam digit dengan password juga memberikan fleksibilitas lebih besar dalam menentukan kredensial keamanan.

Pengguna dapat memanfaatkan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus untuk membuat password yang lebih sulit ditebak.

Namun, keamanan sebuah akun tidak hanya bergantung pada fitur yang disediakan aplikasi.

Kebiasaan pengguna juga memiliki peran penting. Pengguna sebaiknya tidak membagikan kode verifikasi atau kredensial keamanan kepada orang lain.

Selain itu, pengguna perlu berhati-hati terhadap pesan, tautan, maupun panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan WhatsApp.

Fitur keamanan dapat memberikan perlindungan tambahan, tetapi kewaspadaan pengguna tetap menjadi bagian penting dalam menjaga akun.

Dengan serangkaian pembaruan tersebut, WhatsApp terus mengembangkan sistem keamanan untuk menghadapi berbagai risiko digital.

Perubahan dari PIN enam digit menuju password yang lebih fleksibel, fitur informasi panggilan nomor tidak dikenal, serta dukungan beberapa passkey menjadi bagian dari perkembangan sistem keamanan akun WhatsApp.

Bagi pengguna, pembaruan tersebut memberikan lebih banyak pilihan untuk memperkuat perlindungan akun sekaligus membuat proses autentikasi semakin fleksibel sesuai perangkat yang digunakan. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
MTsN 8 Dorong Siswa Sampaikan Informasi Positif

MTs Negeri 8 Kebumen Gelar Pelatihan Kehumasan, Siswa Belajar Menulis Berita yang Menarik

Berita Selanjutnya
Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran

49 Calon Jemaah Haji Purbalingga Jalani Tes Kebugaran, Persiapan Fisik Sebelum ke Tanah Suci