Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

2 Calon Haji Asal Banyumas Berangkat Lebih Awal ke Tanah Suci

Dua Calhaj Berangkat Lebih AwalDua Calhaj Berangkat Lebih Awal
SIBUK: Pembuatan SPMA (Surat Panggilan Masuk Asrama) calon haji Banyumas. Dua jemaah Banyumas masuk cadangan naik dan berangkat lebih awal ke tanah suci pada 1 Mei 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam sebuah langkah yang penuh makna, dua calon haji (calhaj) asal Kabupaten Banyumas telah dipastikan akan berangkat lebih awal dari jadwal utama untuk musim haji tahun 2026.

Keduanya, yang terdaftar dalam kategori cadangan, dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci pada tanggal 1 Mei 2026.

Pengumuman ini disampaikan oleh Pelaksana Pelayanan Haji dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umroh di Kantor Kemenhaj dan Umroh Banyumas, Imron Fuadi.

Secara keseluruhan, sekitar 1.300 calon haji dari Banyumas direncanakan untuk diberangkatkan pada tanggal 16 dan 17 Mei 2026. Mereka akan tergabung dalam beberapa kloter, yakni kloter 72, 73, 74, 75, dan 76.

Dalam konteks ini, dua jemaah yang berangkat lebih awal adalah Kholidah dan Mukhtarom, keduanya berasal dari Desa Klapagading di Kecamatan Wangon.

Imron Fuadi mengungkapkan bahwa pada hari Senin lalu, koper untuk kedua jemaah tersebut sudah berhasil diambil di Manyaran.

Hal ini menjadi indikasi penting terkait kesiapan logistik menjelang keberangkatan yang semakin dekat.

“Koper untuk kedua jemaah sudah diambil di Manyaran kemarin,” ujar Imron dengan penuh keyakinan.

Kholidah dan Mukhtarom termasuk dalam kloter 33. Mereka akan berangkat sebagai bagian dari jemaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Al-Arofat.

Proses persiapan keberangkatan terus dilakukan meskipun waktu yang tersisa tidak banyak.

Berbagai kebutuhan administratif hingga teknis dipercepat agar seluruh proses dapat berjalan dengan lancar.

“Meski hanya dua jemaah, pemberangkatan dari Banyumas ke Donohudan tetap dikawal ambulans,” terang Imron.

Ini merupakan langkah signifikan untuk memastikan keamanan dan kesehatan kedua jemaah selama perjalanan awal mereka menuju Tanah Suci.

Terkait dengan syarat istithoah kesehatan, kedua jemaah telah dinyatakan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Namun demikian, proses vaksinasi meningitis masih dalam tahap penyelesaian.

Imron menjelaskan bahwa jadwal vaksinasi diharapkan dapat dilaksanakan segera sebelum keberangkatan mereka ke Arab Saudi.

“Mudah-mudahan hari ini (Selasa) terjadwal untuk vaksinasi Meningitis,” pungkasnya dengan optimis.

Kehadiran vaksinasi ini sangat penting karena merupakan salah satu syarat wajib bagi setiap jemaah haji sebelum terbang ke Arab Saudi.

Vaksin ini bertujuan untuk melindungi kesehatan para jemaah selama berada di tempat suci serta mengurangi risiko penularan penyakit menular yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Selain itu, Kholidah dan Mukhtarom juga masih memiliki kesempatan untuk mengikuti acara pamitan calon haji tingkat Kabupaten Banyumas yang dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu (29/4).

Acara pamitan ini merupakan tradisi yang sarat dengan makna spiritual dan emosional bagi para calon haji serta keluarga mereka.

Dengan keberangkatan lebih awal ini, Kholidah dan Mukhtarom menjadi jemaah pertama dari Banyumas yang akan memasuki Tanah Suci pada musim haji tahun 2026. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Scaling Gigi Pakai BPJS

Bisakah Scaling Gigi Pakai BPJS Kesehatan? Ini Syarat dan Caranya

Berita Selanjutnya
Kick Off 64 Besar Liga 4 Mundur

Jadwal Kick Off Liga 4 Nasional 2026 Berpotensi Diundur ke 30 Mei