BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan kembali menerima bantuan revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia pada tahun ini.
Setelah berhasil merevitalisasi enam Sekolah Dasar (SD) negeri pada tahun lalu, kini empat satuan pendidikan lainnya ditetapkan untuk mendapatkan program serupa.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas, Taryono, ST, MP, menjelaskan bahwa keempat SD negeri tersebut telah dipastikan akan menerima bantuan revitalisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan dasar di wilayah Banyumas.
Taryono menyampaikan bahwa dari empat sekolah yang terpilih, dua di antaranya sudah memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS), sedangkan dua sekolah lainnya masih dalam proses penyelesaian administrasi.
“Dua lainnya masih penyelesaian administrasi,” ungkapnya saat ditemui oleh awak media pada Rabu (29/4).
Dalam penjelasannya, Taryono memastikan bahwa seluruh tahapan program berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Keempat SD negeri yang mendapatkan bantuan revitalisasi tersebut mencakup SDN Pagedongan Sumpiuh, SDN Panusupan 1 dan 3 Cilongok, serta SDN Tumiyang 1 Pekuncen.
Pemilihan keempat sekolah ini tidak lepas dari kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat.
Selain faktor kerusakan fisik, aspek kerawanan terhadap bencana alam juga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengajuan revitalisasi ini.
Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Rusak berat yang prioritas,” tegas Taryono.
Kondisi fisik bangunan yang tidak layak menjadi perhatian utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan.
Taryono menjelaskan bahwa pemerintah sangat peduli terhadap infrastruktur pendidikan yang berkualitas demi mendukung proses belajar mengajar yang optimal bagi siswa.
Ia juga menyinggung mengenai hasil program revitalisasi tahun sebelumnya yang telah rampung dan diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Peresmian tersebut dilakukan secara bersamaan dengan hasil revitalisasi jenjang pendidikan lainnya, mulai dari SMP hingga SMA/SMK.
Program revitalisasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur pendidikan secara menyeluruh guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, khususnya di Banyumas.
Taryono menyebutkan bahwa total terdapat 30 sekolah di Banyumas yang terlibat dalam program ini, terdiri dari enam satuan pendidikan taman kanak-kanak (TK), enam satuan pendidikan SD, tujuh satuan pendidikan SMP, serta sisanya adalah SMA/SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi.
Harapan Taryono agar program revitalisasi ini dapat terus berlanjut sangat beralasan.
Dengan adanya dukungan anggaran dari Kemendikdasmen RI, semakin banyak sekolah yang dapat memperoleh fasilitas yang memadai dan layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar sehari-hari. (yda/stch/dda)
















