Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan

Bangkai kmp tunu pratama jaya ditemukanBangkai kmp tunu pratama jaya ditemukan
Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya. 

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUWANGI – Tim TNI Angkatan Laut telah berhasil menemukan bangkai Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya. Bangkai kapal ini ditemukan di kedalaman 49 meter di dasar laut.

Temuan ini menjadi penting untuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Distrik Navigasi (Disnav), karena akan dijadikan rekomendasi untuk melaksanakan operasi salvage atau pemulihan kapal tersebut.

Laksamana Muda TNI (Purn) Ribut Eko Suyatno, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, menjelaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan bawah air oleh Tim SAR Gabungan telah sukses dilaksanakan. Mereka menemukan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya dalam kondisi terbalik di dasar laut.

“Terkait observasi bawah air, Tim SAR Gabungan telah mengetahui titik lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya yang dicurigai pada posisi referensi 8 dengan kedalaman mencapai 49 meter,” ujar Eko.

“Selanjutnya akan menjadi rekomendasi bagi KNKT dan Disnav dalam upaya melaksanakan operasi salvage kapal.” tambahnya.

Eko menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota Tim SAR Gabungan yang telah terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.

Meskipun masih ada korban yang belum ditemukan, dia yakin semua personel yang terlibat dalam pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya telah bekerja sekuat tenaga.

“Saya ucapkan terima kasih atas integritas seluruh komponen yang telah memberikan upaya maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Berdasarkan data dari TNI AL, bangkai KMP Tunu Pratama Jaya dipastikan telah ditemukan pada Sabtu (12/7).

Setelah melalui berbagai upaya termasuk penyelaman dan modifikasi peralatan, para prajurit Angkatan Laut berhasil merekam video dan mengambil foto bangkai kapal yang tenggelam di Selat Bali tersebut.

Para prajurit membawa kamera video dan foto untuk mendokumentasikan objek KMP Tunu Pratama Jaya pada pukul 11.41 WIB. Bagian khas dari kapal tersebut, seperti lambung, rampa, dan nama kapal tampak jelas dalam rekaman tersebut.

Meskipun visualisasi lebih lanjut dari kapal tersebut harus dihentikan pada pukul 12.10 WIB akibat arus laut yang semakin kuat, hasil analisis video serta perbandingan dengan dokumentasi saat kapal docking memungkinkan Tim SAR Gabungan untuk menyimpulkan bahwa objek referensi nomor 8 adalah memang KMP Tunu Pratama Jaya.

Dari lokasi kejadian, tim juga melaporkan perkembangan signifikan terkait operasi ini.

Keberhasilan menemukan bangkai kapal membuka peluang baru bagi KNKT dan Disnav untuk segera melakukan langkah selanjutnya dalam proses penyelamatan atau salvage.

Di tengah situasi ini, harapan tetap tinggi bahwa lebih banyak korban bisa ditemukan sehingga keluarga dapat memperoleh kepastian mengenai nasib orang-orang tercinta mereka.

Setiap langkah dalam misi kemanusiaan ini diambil dengan penuh kehati-hatian demi keselamatan semua pihak yang terlibat serta keberhasilan misi secara keseluruhan.

Proses pencarian masih berlangsung dengan fokus utama sekarang beralih pada usaha evakuasi korban serta pengangkatan bangkai kapal bila memungkinkan.

Dengan segala tantangan yang dihadapi di perairan Selat Bali, kerjasama antar lembaga tetap menjadi kunci utama dalam setiap tahap operasi ini. (*stch)

Berita Sebelumnya
Operasi patuh candi sasar pelanggaran fatal

Operasi Patuh Candi Polres Banjarnegara Sasar Pelanggaran Fatal

Berita Selanjutnya
Cara mengajukan vcc bank jago

Cara Mengajukan VCC Bank Jago secara Online Menggunakan Rekening Aktif