Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bansos PKH dan BPNT Ramadhan 2026 Cair, Ini Cara Cek Nama Penerima

Penerima bansosPenerima bansos
Seorang warga menerima bantuan sosial PKH dan BPNT Ramadhan 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, Pemerintah telah mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Ramadhan 2026. Pencairan dilakukan secara bertahap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa realisasi penyaluran triwulan pertama 2026 sudah hampir mencapai target. Saat ini, lebih dari 85 persen bantuan telah tersalurkan ke rekening penerima.

Program PKH diberikan untuk membantu keluarga kurang mampu secara ekonomi. Sedangkan BPNT ditujukan untuk memberikan bantuan pangan melalui saldo elektronik bagi kebutuhan pokok keluarga.

Jumlah keluarga penerima PKH mencapai sekitar 10 juta KPM. Sementara penerima BPNT lebih dari 18 juta keluarga di seluruh Indonesia.

Sebagian masyarakat telah menerima dana bantuan melalui rekening bank masing-masing. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta kantor pos sesuai domisili penerima.

Pencairan bansos diharapkan bisa meringankan beban ekonomi masyarakat. Hal ini penting terutama di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok di bulan puasa.

Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng. Dukungan ini bertujuan menjaga ketersediaan kebutuhan pokok keluarga.

Beras sebanyak 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter per bulan menjadi tambahan untuk keluarga penerima. Penyaluran bisa dilakukan sekaligus untuk dua bulan tergantung kebijakan daerah masing-masing.

Untuk memastikan status penerima, masyarakat dapat memeriksa melalui layanan online resmi. Salah satu cara adalah menggunakan situs cekbansos pemerintah yang menampilkan informasi penerima secara lengkap.

Pengecekan dilakukan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP. Hasilnya akan menunjukkan nama penerima, jenis bantuan, dan status pencairan.

Selain melalui situs, masyarakat juga bisa menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos” di ponsel. Aplikasi ini memudahkan pengecekan tanpa harus membuka browser.

Cek bansos
Tampilan layar ponsel saat masyarakat mengecek status penerimaan bansos secara online

Pengecekan data secara online penting agar penerima mengetahui status bantuan secara real time. Pastikan NIK yang dimasukkan sesuai untuk menghindari kesalahan informasi.

Jika nama calon penerima belum muncul, ada beberapa kemungkinan. Proses verifikasi data, pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), atau administrasi lain bisa menjadi penyebabnya.

Pembaruan data DTSEN dilakukan secara berkala oleh pemerintah. Hal ini bertujuan agar seluruh keluarga yang layak mendapatkan bantuan bisa terdaftar.

Keluarga yang baru terdaftar dapat menghubungi pendamping sosial setempat. Pendamping akan membantu memastikan data diperbarui dan kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dapat diterima.

Jika mengalami kesulitan, masyarakat bisa mendatangi kantor kelurahan atau Dinas Sosial. Petugas akan memverifikasi data dan memberikan panduan pencairan bantuan.

Pendamping sosial berperan penting dalam memperbarui data dan menyampaikan usulan keluarga yang layak. Proses ini membantu memastikan DTKS lebih akurat dan mencakup seluruh keluarga miskin.

Pemerintah mengimbau masyarakat selalu mengikuti informasi resmi. Hindari menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan kebingungan.

Pencairan PKH dan BPNT juga menjadi upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Bantuan yang masuk di rekening KPM diharapkan meringankan kebutuhan pokok keluarga selama Ramadhan 2026.

Dengan mekanisme pengecekan yang mudah, keluarga penerima dapat mengetahui status bantuan mereka secara transparan. Hal ini memberi kepastian dalam merencanakan kebutuhan keluarga di bulan suci dan seterusnya. (mdr)

Berita Sebelumnya
POCO Pad X1 Tablet Ideal untuk Bekerja dan Produktivitas

POCO Pad X1, Tablet 5 Jutaan Ideal untuk Kerja dengan Performa Snapdragon Gen 3

Berita Selanjutnya
Karir 5 Pemain Timnas Indonesia Meningkat Usai Bela Negara

5 Pemain Timnas Indonesia Alami Peningkatan Karir Usai Bela Negara