Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bazar Aspikmas Kecamatan Tambak Raup Omzet 36 Juta, UMKM Banyumas Tumbuh Pesat

Omzet Bazar UMKM Tembus Rp36,7 JutaOmzet Bazar UMKM Tembus Rp36,7 Juta
BAZAR: Salah satu stand di bazar UMKM dan MPP Keliling di komplek Kantor Kecamatan Tambak, Selasa (28/4)

BANYUMASEKSPRES.ID, BANYUMAS – Kegiatan bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digelar di kompleks Kantor Kecamatan Tambak baru-baru ini menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Dengan persiapan yang relatif terbatas, perputaran ekonomi yang terjadi di acara ini melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam suasana semarak, Asosiasi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Aspikmas) Kecamatan Tambak mencatat total omzet yang diraih mencapai lebih dari Rp30 juta, sebuah angka yang bahkan melebihi ekspektasi panitia penyelenggara.

Sekretaris Aspikmas Kecamatan Tambak, Eka Siregar, menyampaikan bahwa dirinya tidak menyangka bazar tersebut akan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

“Omset bazar kemarin sampai Rp 36 juta 700 ribu,” ungkap Siregar pada Rabu (29/4).

Angka ini menunjukkan betapa tingginya minat pengunjung dalam mendukung produk-produk lokal yang ditawarkan oleh para pelaku UMKM di wilayah tersebut.

Dari total 30 stand yang disediakan, sebanyak 23 stand diisi oleh pelaku UMKM lokal.

Mereka berasal dari anggota Aspikmas, UMKM desa, hingga kelompok PKK di Kecamatan Tambak.

Keberhasilan event ini tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha lokal, tetapi juga beberapa pelaku usaha dari luar wilayah turut diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam bazar ini.

Sisa stand digunakan oleh mitra serta panitia penyelenggara kegiatan. Hal ini menunjukkan komitmen Aspikmas dalam menciptakan peluang bagi berbagai pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.

Aspikmas Kecamatan Tambak tidak hanya berperan sebagai fasilitator pemasaran produk melalui bazar, tetapi juga memiliki misi lebih besar yaitu menjadi wadah pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan pelaku UMKM.

Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta memperkuat daya saing pelaku usaha di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

“Kami pengurus Aspikmas Kecamatan terus melakukan pendampingan pelaku usaha. Di masing-masing desa ada koordinatornya, kordes, koordinator desa,” imbuh Ketua Aspikmas Kecamatan Tambak, Mastriawan.

Pendampingan yang diberikan oleh Aspikmas mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan usaha.

Salah satu fokus utama adalah pada legalitas usaha bagi para anggotanya. Ada bidang khusus dalam organisasi ini yang menangani aspek hukum dan administrasi bagi pelaku UMKM.

Bidang ini memberikan bantuan kepada pelaku usaha dalam mengurus berbagai dokumen penting seperti pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin usaha hingga sertifikat halal.

Dengan adanya pendampingan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan memiliki kelengkapan administrasi yang memadai. (fij/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Member Card Beri Tambahan Keuntungan

Belanja Beragam Bahan Kue Lengkap di Primaboga Mayong Purbalingga

Berita Selanjutnya
Gus Fahrudin: Hewan Betina Boleh untuk Kurban

Ternyata Boleh! Gus Fahrudin Ungkap Hewan Betina Sah untuk Kurban