BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Suasana yang sederhana namun penuh kehangatan terlihat jelas saat puluhan siswa berkumpul untuk berbuka puasa bersama di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara.
Momen istimewa ini semakin dipenuhi makna ketika Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, hadir untuk memberikan motivasi kepada para siswa.
Dalam kesempatan yang berharga ini, Amalia mengingatkan kepada semua siswa agar tidak merasa ragu untuk memiliki mimpi besar, meskipun mereka berasal dari latar belakang yang sederhana.
Dia menilai bahwa keberadaan Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar tempat belajar, tetapi juga merupakan wadah bagi anak-anak untuk membangun harapan baru dan mengejar cita-citanya.
“Sekolah Rakyat hadir bukan sekadar tempat belajar, tapi juga ruang untuk memberi harapan. Anak-anak harus tetap semangat menuntut ilmu dan jangan pesimis,” ujar Amalia pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Dengan tegas, dia menyatakan pentingnya kombinasi antara kerja keras dalam belajar dengan doa dan keyakinan.
Menurutnya, perpaduan tersebut dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi setiap siswa.
“Yakinlah, dengan belajar sungguh-sungguh, Insyaallah cita-cita yang kalian harapkan akan dimudahkan jalannya. Tidak ada yang mustahil jika kita punya kemauan dan keyakinan,” imbuhnya.
Pesan dari Bupati Amalia ini diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk terus berjuang dalam mengejar pendidikan dan mimpi mereka.
Sementara itu, Kepala Sekolah SRMP 27 Banjarnegara, Ahmad Fadhil, menjelaskan bahwa selama bulan Ramadan kegiatan belajar di sekolah tersebut disesuaikan dengan suasana ibadah.
Di sini, para siswa tidak hanya menjalani pembelajaran akademik di kelas tetapi juga didampingi dalam berbagai kegiatan keagamaan sepanjang hari.
Menurut Fadhil, selama bulan suci ini, pihak sekolah intensif mengadakan pendampingan ibadah.
“Selama Ramadan pendampingan ibadah kita intensifkan. Suasananya menjadi seperti pesantren,” ungkap Fadhil dengan antusias.
Dia menambahkan bahwa para siswa terlibat dalam berbagai aktivitas spiritual mulai dari salat berjamaah hingga tadarus Al-Qur’an dan kajian agama bersama ustaz.
Salat sunnah juga dilaksanakan secara rutin oleh para siswa sebagai bagian dari pembelajaran spiritual mereka.
Melalui serangkaian kegiatan ini, pihak sekolah berharap siswa tidak hanya berkembang secara akademik tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat.
“Kami ingin mereka memiliki harapan yang lebih besar. Masa depan tidak hanya ditentukan oleh usaha fisik tetapi juga oleh usaha spiritual,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, SRMP 27 Banjarnegara berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung baik dari segi pendidikan formal maupun pengembangan karakter spiritual.
Dalam konteks pendidikan di Indonesia saat ini, integrasi antara aspek akademik dan spiritual sangatlah penting.
Banyak pendidik sepakat bahwa nilai-nilai moral dan etika perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda siap menghadapi tantangan masa depan dengan sikap positif dan penuh integritas.
Sekolah-sekolah seperti SRMP 27 Banjarnegara menjadi contoh konkret bagaimana pendidikan bisa dilakukan dengan pendekatan holistik yang memperhatikan aspek keilmuan sekaligus penumbuhan karakter.
Amalia Desiana sebagai Bupati Banjarnegara menunjukkan kepedulian serta dukungan terhadap pendidikan anak-anak di daerahnya melalui kehadirannya dalam acara berbuka puasa tersebut.
Kehadiran pemimpin daerah dalam kegiatan-kegiatan seperti ini menjadi simbol penting bahwa pemerintah lokal peduli terhadap perkembangan pendidikan masyarakatnya, terutama di kalangan anak-anak di sekolah-sekolah rakyat.
Kegiatan berbuka puasa bersama itu menjadi lebih berarti ketika melihat semangat kebersamaan antar siswa dan guru-guru mereka.
Moment seperti ini tidak hanya sekadar acara buka puasa biasa tetapi juga menjadi ajang bagi siswa untuk saling berbagi cerita serta pengalaman selama menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
Melalui kegiatan sosial seperti berbuka bersama ini, siswa diajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. (jud/stch/dda)
















