BANYUMASEKSPRES.ID, Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF) kembali membuka pendaftaran Arryman Scholarship 2026, memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia menempuh studi lanjutan di SOAS University of London dengan fokus pada bidang ekonomi, kebijakan ekonomi, ekonomi pembangunan, dan studi pembangunan internasional.
Beasiswa ini menjadi inisiatif ISRSF untuk mendukung lahirnya generasi intelektual Indonesia yang berdaya saing global, sekaligus membangun jejaring akademik internasional yang kuat, agar para lulusannya mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan ilmu pengetahuan, penelitian, dan kebijakan publik di Tanah Air.
Chairman ISRSF, Irfan Hutagalung, menyampaikan bahwa melalui Arryman Scholarship, pihaknya ingin membuka jalan bagi anak-anak muda Indonesia yang berani bermimpi besar dan siap bekerja keras untuk bangsa.
“Beasiswa ini bukan sekadar tiket menuju pendidikan kelas dunia, tetapi juga undangan untuk kembali pulang membawa pengetahuan, pengalaman, dan semangat baru bagi Indonesia,” ujar Irfan.
Program Arryman memberikan pendidikan lanjutan hingga tingkat PhD, di mana mahasiswa akan memperoleh kesempatan belajar di lingkungan akademik kelas dunia, membangun jejaring internasional, dan mengembangkan kemampuan penelitian yang mendalam.
” Kami percaya, masa depan negeri ini ada di tangan para intelektual muda yang berani melangkah lebih jauh,” tambah Irfan, menegaskan komitmen ISRSF dalam mencetak generasi cendekia yang unggul dan siap mengabdikan ilmu bagi bangsa.
Cakupan Beasiswa Arryman Scholarship 2026
Beasiswa ini menanggung biaya kuliah penuh di SOAS University of London, tunjangan perumahan dan biaya hidup selama studi, tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-London-Jakarta, biaya visa, serta asuransi kesehatan yang lengkap untuk keamanan mahasiswa.
Selain itu, penerima beasiswa juga berkesempatan melanjutkan Postdoctoral Fellowship di Institutes for Advanced Research (IFAR Consortium) setelah menyelesaikan studi doktoral, menegaskan komitmen ISRSF untuk memastikan kontribusi nyata para alumni bagi pembangunan riset dan publikasi akademis di Indonesia.
Dengan cakupan yang komprehensif, Arryman Scholarship menjadi salah satu peluang beasiswa S3 internasional paling kompetitif dan menarik, terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan karier akademik dan riset berkualitas global.
Persyaratan Umum dan Bahasa Inggris
Beasiswa ini terbuka untuk Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 35 tahun, memiliki komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia sebagai peneliti penuh waktu setelah menyelesaikan program doktor, serta memiliki gelar sarjana dengan IPK minimal 3,0 dari skala 4,0.
Kandidat juga diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai, dengan skor IELTS Akademik/UKVI minimal 5.0 secara keseluruhan, PTE Akademik minimal 50, atau TOEFL iBT minimal 87, termasuk sub-skor yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti program akademik di SOAS.
Setelah terpilih oleh ISRSF, SOAS University mungkin meminta bukti tambahan kemampuan bahasa Inggris sesuai kebutuhan program, sehingga kandidat disiapkan dengan persiapan matang sebelum mulai studi di Inggris.
Persyaratan Khusus dan Proses Seleksi
Proses seleksi dimulai dengan pengisian formulir aplikasi daring lengkap dengan esai publikasi akademis atau profesional, serta dua surat rekomendasi dari pihak yang relevan, yang akan menjadi bahan pertimbangan penting bagi tim seleksi ISRSF.
Setelah dinyatakan terpilih, kandidat akan menandatangani perjanjian resmi dengan ISRSF yang menetapkan ketentuan beasiswa, kemudian diterima secara resmi oleh Departemen Ekonomi SOAS University of London untuk memulai perjalanan akademik mereka.
Jadwal pendaftaran dibuka hingga 31 Januari 2026, dilanjutkan dengan tinjauan administratif pada Februari, wawancara pada Maret, dan pengumuman kandidat terpilih melalui email pada 31 Maret 2026, memberikan calon peserta waktu yang cukup untuk mempersiapkan semua persyaratan.
Kesempatan Belajar dan Kepemimpinan Global
Arryman Scholarship tidak hanya menekankan keunggulan akademik, tetapi juga pengembangan diri dan kepemimpinan global bagi penerima beasiswa, agar para mahasiswa dapat menghubungkan penelitian akademik dengan dampak nyata bagi masyarakat.
Rizky Adhyaksa, Arryman Scholar Angkatan 2025, menuturkan pengalamannya mengikuti program ini tanpa latar belakang formal di bidang ekonomi, di mana modul Economic Policy memberikan landasan kritis yang mudah diakses sehingga perjalanan akademiknya berjalan dengan lancar.
“Syukurlah, modul-modul dalam Economic Policy memberikan landasan yang kritis namun tetap mudah diakses, sehingga perjalanan ini dapat saya jalani dengan baik. Tujuan saya jelas, menghasilkan karya akademik berkualitas tinggi yang berdampak bagi Indonesia dan dunia,” ungkap Rizky.
Alifia Marina Syarfi (Fia), Arryman Scholar Angkatan 2024, menekankan bahwa program ini membantu mengembangkan kemampuan kepemimpinan global melalui perannya sebagai Student Ambassador MSc Development Economics dan Treasurer SOAS Indonesian Society.
“Program Arryman tidak hanya menuntut keunggulan akademik, tetapi juga perkembangan diri dan kepemimpinan global,” ungkap Fia.
“Melalui peran saya sebagai Student Ambassador MSc Development Economics dan Treasurer SOAS Indonesian Society, saya belajar untuk menghubungkan riset dengan dampak nyata,” pungkasnya, menekankan nilai praktis dari program ini bagi pembangunan akademik Indonesia.
Informasi Lengkap dan Akses Pendaftaran
Informasi lebih lengkap mengenai kriteria, persyaratan aplikasi, serta jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi ISRSF di www.isrsf.org, sehingga calon peserta memiliki panduan yang jelas dan lengkap sebelum mendaftar.
Irfan Hutagalung menambahkan, “dengan tersebarnya informasi mengenai beasiswa Arryman, kami berharap kesempatan berharga ini dapat menjangkau sebanyak mungkin cendekia muda Indonesia yang siap mengabdikan diri demi masa depan penelitian dan publikasi akademis bangsa di kancah internasional.”(amp)
















