BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kabar gembira bagi dunia olahraga di Kebumen, karena dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) akhirnya resmi dicairkan.
Kepastian ini memberikan harapan baru bagi persiapan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 yang semakin mendekat.
Ketua KONI Kabupaten Kebumen, Zubair Syamsu, mengungkapkan bahwa dana hibah sebesar Rp 1,86 miliar tersebut telah masuk ke rekening KONI pada Rabu, 10 Juni lalu.
“Dana sudah cair pada Rabu siang dan masuk ke rekening KONI. Namun, ini baru 50 persen dari total yang diajukan,” ujar Zubair Syamsu dalam keterangan pers yang disampaikan kepada awak media pada 14 Juni kemarin.
Meskipun dana yang diterima belum sepenuhnya sesuai dengan harapan, Zubair Syamsu merasa lega dengan adanya kepastian mengenai pencairan dana tersebut.
Kebutuhan akan dana hibah ini sangat mendesak, terutama dalam rangka mempersiapkan sejumlah cabang olahraga agar dapat bersaing dengan daerah lain di ajang Porprov Jawa Tengah XVII.
Event bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24 hingga 31 Oktober 2026 di Semarang.
“Porprov segera dimulai dan daerah lain sudah berlari kencang sementara Kebumen masih diam di tempat,” tegasnya.
Dengan adanya kepastian dana hibah ini, Zubair Syamsu mengaku kini pihaknya bisa lebih fokus dalam mempersiapkan atlet dan program-program pelatihan untuk Porprov 2026.
Kebumen berencana untuk mengirimkan sebanyak 24 cabang olahraga untuk mengikuti ajang tersebut.
Persiapan ini tidak hanya penting untuk meraih prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga sebagai langkah awal dalam menjaring para atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2028 mendatang di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Perkembangan ini menjadi sebuah angin segar bagi para atlet dan pengurus olahraga di Kebumen.
Sebelumnya, banyak pihak merasa khawatir dengan persiapan yang masih minim, terutama berkaitan dengan dukungan dana yang sangat vital bagi keberlangsungan program pelatihan dan kompetisi.
Kini, dengan masuknya dana tersebut ke rekening KONI Kebumen, harapan akan tercapainya prestasi terbaik semakin terbuka lebar.
Zubair Syamsu menambahkan bahwa meskipun saat ini baru sebagian dari total anggaran yang diterima, mereka tetap optimis bahwa semua rencana akan berjalan sesuai jadwal.
“Kami akan segera melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap cabang olahraga mendapatkan perhatian dan dukungan yang maksimal. Kami juga berharap agar semua pihak terkait dapat bersinergi untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.
Dalam konteks ini, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas olahraga menjadi sangat krusial.
Diharapkan pemerintah kabupaten dapat memberikan dukungan lebih lanjut dalam bentuk fasilitas latihan, penyediaan alat olahraga, serta program promosi yang dapat menarik perhatian masyarakat terhadap dunia olahraga di Kebumen.
Sementara itu, semangat para atlet juga patut dicontoh. Mereka tidak hanya berlatih keras untuk mempersiapkan diri menghadapi ajang Porprov Jawa Tengah XVII tetapi juga bertekad untuk mengharumkan nama Kebumen di pentas olahraga nasional.
Keberhasilan mereka tidak hanya bergantung pada kemampuan individu tetapi juga pada dukungan dari lingkungan sekitar.
Banyak atlet muda di Kebumen yang menunjukkan potensi besar dalam berbagai cabang olahraga.
Dengan adanya dana hibah ini, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan bakat dan keterampilan mereka melalui pelatihan yang lebih terstruktur dan intensif. (cah/stch/dda)
















