Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Tim Asia Belum Terkalahkan, Arab Saudi Tambah Derita Wakil Amerika Selatan
Polres Banjarnegara Edukasi Ojol Lewat Program Polantas Menyapa, Tekankan Keselamatan Berkendara

Polres Banjarnegara Edukasi Ojol Lewat Program Polantas Menyapa, Tekankan Keselamatan Berkendara

Polres Rangkul Ojol Lewat Edukasi KeselamatanPolres Rangkul Ojol Lewat Edukasi Keselamatan
PENYULUHAN: Satlantas Polres Banjarnegara menggelar kegiatan Polantas menyapa dan bhakti sosial pada masyarakat menjelang HUT Bhayangkara ke 80 tahun 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Pengemudi ojek online (ojol) merupakan salah satu kelompok pengguna jalan yang paling intensif beraktivitas di jalan raya.

Dengan tingginya tingkat mobilitas yang mereka lakukan, pengemudi ojol menjadi sangat rentan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas jika tidak disertai dengan kesadaran dan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara yang memadai.

Menyikapi hal ini, Polres Banjarnegara meluncurkan program bernama Polantas Menyapa, yang bertujuan untuk memberikan pendidikan masyarakat tentang lalu lintas (Dikmas Lantas) kepada puluhan pengemudi ojol.

Kegiatan berlangsung di Aula Samgraha Marga Rupa Mapolres Banjarnegara pada Senin (15/6/2026).

Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, melalui Kasat Lantas Polres Banjarnegara, AKP Ahmad Rusli, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.

Fokus utama dari program ini adalah pendekatan edukatif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat, khususnya bagi para pengendara yang setiap harinya menghabiskan waktu di jalan.

“Saya ingin mengingatkan kembali pentingnya keselamatan berkendara. Bukan hanya sekadar mematuhi aturan, tapi juga memastikan kondisi diri dan kendaraan benar-benar siap digunakan,” ungkap AKP Ahmad Rusli.

Dalam konteks ini, peserta mendapatkan materi edukatif mengenai konsep Tri Siap Berkendara yang terdiri dari tiga aspek utama: siap diri, siap kendaraan, dan siap mematuhi peraturan lalu lintas.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa komponen “siap diri” mencakup beberapa hal penting.

Setiap pengendara harus berada dalam kondisi fisik dan mental yang sehat sebelum berkendara. Selain itu, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah juga merupakan syarat wajib.

“Pengemudi harus memahami etika berlalu lintas dengan baik,” tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa jika kondisi tubuh tidak fit atau sedang sakit, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berkendara. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

Namun demikian, faktor pengemudi bukanlah satu-satunya aspek yang perlu diperhatikan saat berkendara.

Kondisi kendaraan itu sendiri juga menjadi perhatian penting dalam program ini.

Para pengemudi diingatkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan kendaraan sebelum digunakan.

Hal-hal yang perlu diperiksa meliputi rem, ban, lampu, spion hingga kelengkapan surat-surat kendaraan.

Menurut Ahmad, banyak kecelakaan lalu lintas terjadi akibat kelalaian pengemudi dalam memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan.

“Pastikan kendaraan benar-benar laik jalan. Jangan sampai ada kerusakan yang justru membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ini termasuk pemahaman tentang fungsi dan arti rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di sepanjang jalan raya.

Kegiatan seperti ini sangat penting bagi pengemudi ojol mengingat mereka adalah garda terdepan dalam transportasi publik di banyak daerah termasuk Banjarnegara.

Dengan jumlah pengguna jasa ojek online yang terus meningkat setiap tahunnya, peningkatan pengetahuan dan kesadaran akan keselamatan berkendara menjadi krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Wakil Asia Masih Tak Terkalahkan

Tim Asia Belum Terkalahkan, Arab Saudi Tambah Derita Wakil Amerika Selatan