Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dindik Banyumas Tegaskan Tak Ada Titip Menitip dalam SPMB SMP Negeri 2026

Hari Pertama SPMB SMP SepiHari Pertama SPMB SMP Sepi
HELP DESK: Pelayanan posko help desk SPMB SMP dan SD di GSM Dindik Banyumas hari pertama, Senin (8/6)

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dinas Pendidikan (Dindik) Banyumas mengonfirmasi bahwa tidak ada praktik titip menitip dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMP Negeri.

Hal ini disampaikan pada hari pertama pembuatan akun yang berlangsung pada Senin, 8 Juni.

Meskipun pelaksanaan pendaftaran tersebut masih sepi pengunjung, Dindik tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel kepada para calon peserta didik dan orang tua wali murid.

Pada hari pertama pembukaan posko help desk yang berada di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, pantauan awak media menunjukkan bahwa jumlah pengunjung belum banyak.

Tim help desk yang bertugas terdiri dari karyawan Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Banyumas.

Posko tersebut mulai beroperasi pada pukul 08.00 WIB, namun dalam satu jam pertama, hanya ada kurang dari lima orang yang datang untuk berkonsultasi mengenai pembuatan akun SPMB.

Para pengunjung, termasuk calon peserta dan wali murid, sebagian besar memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait prosedur pembuatan akun.

Beberapa di antaranya juga memilih untuk membuat akun secara mandiri di lokasi help desk. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Banyumas, Dyah Ernawati Kurnianingsih, menjelaskan bahwa akses ke website SPMB untuk SD dan SMP tahun ajaran 2026/2027 resmi dibuka pada pukul 08.00 WIB.

“Pekan ini adalah jadwal pembuatan akun bagi calon peserta didik yang mendaftar di 73 SMP negeri,” kata Dyah saat ditemui oleh awak media.

Ia menambahkan bahwa proses pembuatan akun bagi pendaftar SMP negeri akan berlangsung hingga Jumat, 12 Juni.

Setelah itu, giliran pembuatan akun untuk pendaftar SD negeri di wilayah eks Kotip Purwokerto akan dimulai.

Pendaftaran SMP negeri sendiri direncanakan dibuka pada tanggal 22 hingga 24 Juni 2026 setelah tahapan pembuatan akun para pendaftar SD negeri selesai dilaksanakan.

Sistem bergantian dalam pelaksanaan tahapan ini dimaksudkan agar pelayanan dapat berjalan lebih maksimal dengan waktu yang cukup bagi setiap tahapan.

“Jadi kita akan melakukannya secara bergantian. Pekan ini adalah waktu untuk pembuatan akun pendaftar SMP negeri dan pekan depan giliran SD negeri. Setelahnya baru kita buka pendaftaran SMP lalu kembali ke SD,” jelasnya lebih lanjut.

Tidak hanya itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Banyumas, Taryono, mengungkapkan bahwa tim help desk SPMB untuk SMP dan SD digabung menjadi satu tim.

Langkah tersebut diambil karena terbatasnya jumlah personel yang tersedia di Dinas Pendidikan Banyumas saat proses SPMB berlangsung.

“Sistem kerja kami adalah saling membantu antara tim SMP dan SD selama proses SPMB ini berlangsung. Ketika tahapan pendaftaran SMP sedang berjalan, tim dari SD juga akan ikut membantu dan sebaliknya saat tahapan SD dimulai,” ujar Taryono menjelaskan kolaborasi tim tersebut.

Slamet selaku Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Banyumas juga hadir untuk memantau pembukaan posko help desk SPMB SMP.

Ia memberikan jaminan bahwa proses penerimaan siswa baru tahun ini akan berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pihak Dinas Pendidikan.

Mengacu pada situasi terkini, ia menegaskan bahwa tidak ada praktik titip menitip dalam pelaksanaan SPMB.

“Mungkin ada banyak yang menghubungi pimpinan sekolah terkait hal ini. Namun perlu ditekankan bahwa tidak ada titip menitip dari atas sehingga kepala sekolah tidak merasa tertekan,” pungkas Slamet menegaskan komitmen transparansi dalam proses penerimaan murid baru.

Ketika melihat kondisi di lapangan pada hari pertama pembukaan posko help desk ini, tampak adanya kesadaran yang meningkat dari masyarakat tentang pentingnya mengikuti prosedur secara adil dan tanpa intervensi dari pihak manapun.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi Dinas Pendidikan serta seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Banyumas dalam upaya menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan transparan.

Diharapkan dengan adanya sistem pendaftaran yang jelas serta bantuan dari tim help desk, calon peserta didik dan orang tua wali murid dapat mendapatkan informasi akurat mengenai semua tahapan seleksi penerimaan murid baru yang akan dilaksanakan tahun ajaran mendatang. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Hari Pertama SPMB SMP Sepi

Waspadai Praktik Curang dalam SPMB, KPK Minta Publik Menolak Gratifikasi

Berita Selanjutnya
Operasi Patuh 2026 Batal Digelar

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Korlantas Polri Fokus Hari Bhayangkara