BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas tengah giat menangani masalah jalan amblas yang terjadi di ruas Prompong, Kutasari – Ketenger.
Proyek perbaikan jalan ini diharapkan akan selesai pada pekan kedua bulan Juni 2026, dengan dukungan anggaran yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT).
Kepala Bidang Jalan dan Drainase DPU Kabupaten Banyumas, Rusli Kurnia, menjelaskan bahwa saat ini fokus utama pekerjaan adalah pemasangan box culvert.
Pemasangan ini menjadi prioritas agar dapat selesai dalam waktu dekat, sebelum melanjutkan ke tahap pekerjaan lainnya.
“Setelah pemasangan box culvert, kami akan melanjutkan dengan bangunan pelengkap yang terdiri dari pasangan batu, urugan, dan baru kemudian badan jalan,” paparnya saat ditemui di lokasi proyek.
Secara keseluruhan, total kebutuhan anggaran untuk penanganan jalan yang amblas ini diperkirakan mencapai Rp650 juta.
Angka tersebut mengalami peningkatan karena adanya longsoran susulan yang menyebabkan area kerusakan semakin meluas.
“Beberapa waktu lalu terjadi tambahan longsor, sehingga final penganggaran untuk penanganan menjadi Rp650 juta karena longsoran yang semakin melebar,” jelas Rusli Kurnia.
Selama proses perbaikan berlangsung, ruas jalan Prompong, Kutasari – Ketenger akan ditutup total hingga 13 Juni 2026.
Penutupan jalan ini dilakukan demi keamanan pengguna dan untuk memastikan kelancaran pekerjaan konstruksi di lokasi.
Menurut Rusli, amblasnya jalan disebabkan oleh kondisi konstruksi lama yang sudah berusia lebih dari 50 tahun.
Selain itu, aliran air yang terus menerus menggerus bagian bawah jalan juga memperburuk kerusakan hingga akhirnya menyebabkan ambles.
“Informasi mengenai umur konstruksi ini sudah lama, di atas 50 tahun. Konstruksi tersebut menggunakan model lama lengkung segmental,” ungkapnya menambahkan pentingnya pembaruan infrastruktur untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
DPU memilih metode pemasangan box culvert sebagai solusi penanganan karena dinilai lebih efektif dan efisien dari segi waktu pengerjaan.
Penggunaan box culvert juga dianggap lebih tepat untuk memperkuat struktur jalan di lokasi-lokasi yang rentan terhadap longsor dan penggerusan akibat aliran air.
Dalam konteks perkembangan infrastruktur di Kabupaten Banyumas, proyek penanganan jalan amblas ini sangat penting.
Jalan merupakan salah satu sarana vital bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.
Dengan ditutupnya ruas jalan tersebut selama proses perbaikan, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya keselamatan dan kelancaran proyek demi kepentingan bersama. (res/stch/dda)
















