Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Dishub Banyumas Lakukan Survei Tujuh Titik Lokasi Tarawih Keliling Bupati

Dishub Survei 7 Titik Tarling BupatiDishub Survei 7 Titik Tarling Bupati
LOKASI TARLING: Masjid Jami Al-Alimi Desa Kedondong, Sokaraja bakal menjadi salah satu lokasi tarling Bupati tahun ini

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447H/2026M, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas telah memulai survei di tujuh titik tarawih keliling (Tarling) yang diagendakan oleh Bupati Banyumas.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran akses, pengaturan lalu lintas, serta kesiapan lokasi tempat pelaksanaan tarawih keliling.

Kasi Dalops Dishub Banyumas, Tomi Luqman Hakin, menjelaskan bahwa informasi mengenai tujuh lokasi tarling yang akan dikunjungi oleh Bupati sudah diterima oleh pihaknya.

“Empat lokasi sudah disurvei dan tiga lokasi lainnya akan menyusul,” kata Tomi kepada awak media pada Kamis (12/2).

Ia menambahkan bahwa masjid-masjid yang menjadi bagian dari agenda tarling Bupati tahun ini adalah Masjid BKM Kedungbanteng, Masjid Baiturrohman Sokawera Cilongok, Masjid Jami Al-Huda Banjaranyar Pekuncen, Masjid Sabilul Mutaqin Pecikalan Wangon, Masjid Jami Al-Alimi Kedondong Sokaraja, Masjid Ponpes At-Taujieh Randegan Kebasen, dan Masjid Baitun Najah Pamijen Baturaden.

Kegiatan survei ini tidak hanya dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi, tetapi juga untuk meninjau aspek keselamatan dan kenyamanan bagi para jamaah yang akan mengikuti kegiatan tarling.

Tomi menerangkan bahwa survei lanjutan dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat atau Senin (16/2), dengan petugas tetap melaksanakan tugas tanpa mengambil cuti.

“Survei lanjut akan dilakukan besok (Jumat) atau Senin (16/2). Petugas kami tidak cuti,” terang dia dengan tegas.

Menurut Tomi, jumlah lokasi tarling tahun ini tetap sama seperti tahun sebelumnya, yaitu tujuh titik. Namun, hanya Kecamatan Wangon yang kembali terpilih sebagai lokasi tarling dengan desa yang berbeda dibandingkan tahun lalu.

Enam kecamatan lainnya dipastikan mengalami perubahan dalam pemilihan lokasinya.

Dalam proses survei ini, Dishub bekerjasama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk memastikan setiap aspek dalam pelaksanaan kegiatan tarling dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan masyarakat.

Kesiapan lokasi merupakan hal yang sangat penting agar kegiatan keagamaan tersebut dapat berlangsung dengan baik dan aman bagi semua peserta.

Tomi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi dalam mempersiapkan agenda tarawih keliling ini, mengingat banyaknya faktor yang perlu diperhatikan, mulai dari lalu lintas hingga kenyamanan tempat ibadah.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat bisa menikmati ibadah dengan tenang,” ungkapnya.

Dengan adanya survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama Kesra ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah tarawih selama bulan suci Ramadhan mendatang.

Masyarakat diharapkan juga ikut berpartisipasi dalam menjaga kondisi lingkungan sekitar masjid agar tetap bersih dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Pentingnya persiapan matang sebelum pelaksanaan acara-acara keagamaan seperti tarawih keliling tidak bisa dianggap sepele.

Hal ini berkaitan erat dengan keselamatan dan kenyamanan umat dalam beribadah.

Dengan melakukan survei secara menyeluruh di seluruh titik yang telah ditentukan, Dinas Perhubungan Banyumas menunjukkan komitmennya untuk mendukung kegiatan keagamaan yang ada di masyarakat. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pesona Bayan Village Baturraden

Glamping Villa Curug Bayan Baturraden, Suasana Healing di Lereng Gunung Slamet

Berita Selanjutnya
Pemkab Siapkan Huntap Rp 40 Juta Per Unit

Pemkab Purbalingga Siapkan Bantuan Huntap Senilai 40 Juta untuk Korban Banjir Bandang