BANYUMASEKSPRES.ID, AC Milan tengah berupaya mencari pelatih baru untuk musim depan. Salah satu nama yang kini mengemuka dan menjadi perhatian klub adalah Mauricio Pochettino, pelatih tim nasional Amerika Serikat (USMNT).
Menurut informasi yang beredar, pertemuan antara Pochettino dan perwakilan AC Milan telah berlangsung pada pekan lalu.
Pertemuan ini dilakukan menjelang agenda pemusatan latihan timnas Amerika Serikat di Georgia.
Saat ini, Pochettino masih terikat kontrak dengan United States Soccer Federation (USSF) hingga pasca Piala Dunia 2026.
Meskipun begitu, masa depan pelatih asal Argentina tersebut di USMNT belum sepenuhnya jelas.
Nama Pochettino muncul dalam daftar kandidat pelatih baru AC Milan setelah klub Serie A itu melakukan evaluasi menyeluruh akibat kegagalan mereka lolos ke Liga Champions untuk musim kedua berturut-turut.
Pada musim ini, Rossoneri hanya mampu menduduki posisi kelima di klasemen Serie A.
Selain Mauricio Pochettino, sosok Andoni Iraola juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menggantikan posisi pelatih di Milan.
Iraola, yang merupakan pelatih asal Spanyol, saat ini berstatus bebas setelah berpisah dengan Bournemouth.
Menurut laporan dari The Athletic, AC Milan sedang melakukan pencarian menyeluruh untuk sosok pelatih baru sebagai bagian dari proyek ambisius mereka untuk meraih kembali kejayaan klub.
Langkah ini sejalan dengan perubahan struktur manajemen internal yang terjadi di klub.
Situasi ini menunjukkan bahwa AC Milan sangat serius dalam upaya memperbaiki performa tim demi masa depan yang lebih cerah.
Di sisi lain, Pochettino sebelumnya sempat membuka peluang untuk bertahan lebih lama bersama tim nasional Amerika Serikat.
Dalam sebuah wawancara pada bulan Maret lalu, ia menyatakan, “Kami terbuka. Kami belum memiliki kontrak untuk masa depan, tetapi mengapa tidak jika kami dan federasi sama-sama puas?”.
Pernyataan ini mencerminkan sikap fleksibilitasnya terhadap masa depannya dan kesediaannya untuk terus bekerja sama dengan federasi sepak bola AS jika ada kesepakatan yang saling menguntungkan.
Mauricio Pochettino ditunjuk sebagai pelatih USMNT pada September 2024, menggantikan Gregg Berhalter setelah Amerika Serikat tersingkir pada fase grup Copa America.
Karier kepelatihan Pochettino dimulai bersama Espanyol sebelum namanya melejit ketika menangani Southampton dan Tottenham Hotspur di Liga Inggris.
Di Tottenham, ia berhasil membawa klub London tersebut mencapai final Liga Champions pada tahun 2019.
Setelah era bersama Spurs, Pochettino melanjutkan kariernya ke Paris Saint-Germain (PSG), di mana ia berhasil mempersembahkan tiga trofi bagi klub Prancis tersebut, termasuk gelar Ligue 1 pada musim 2021/2022.
Setelah pencapaiannya di PSG, Pochettino kemudian melatih Chelsea pada musim 2023/2024 sebelum menerima tawaran untuk melatih tim nasional Amerika Serikat.
Jika kesepakatan dengan AC Milan terwujud, Pochettino berpotensi untuk kembali bekerja sama dengan pemain bintang timnas AS, Christian Pulisic, yang saat ini menjadi salah satu andalan Rossoneri.
Selain itu, Yunus Musah masih terdaftar sebagai pemain Milan meskipun saat ini sedang menjalani masa pinjaman di Atalanta.
Perekrutan pelatih baru memang menjadi salah satu langkah krusial bagi AC Milan dalam upaya mereka memperbaiki performa tim dan kembali bersaing di level tertinggi Eropa.
Mengingat sejarah panjang dan prestisius klub tersebut serta ekspektasi tinggi dari para penggemar dan pemangku kepentingan lainnya, keputusan terkait siapa yang akan mengisi kursi kepelatihan menjadi sangat penting.
AC Milan dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Italia dan Eropa dengan banyak prestasi gemilang selama sejarahnya.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, performa mereka mengalami penurunan signifikan yang berdampak pada hasil akhir liga domestik dan kompetisi Eropa.
Dengan ketidakpastian mengenai masa depan beberapa pemain kunci serta kebutuhan akan strategi baru yang lebih efektif, pencarian pelatih yang tepat menjadi sorotan utama. (*/stch/dda)
















