BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian semakin mencolok di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap.
Melalui inisiatif Brigade Pangan Muda Berkarya yang berlokasi di Desa Ujunggagak, pemuda-pemudi tani kini berperan aktif dalam mempercepat proses penanaman padi demi mendukung program swasembada pangan nasional.
Koordinator Penyuluh Lapangan di Kecamatan Kampung Laut, Muksin, menjelaskan bahwa para pemuda telah mulai turun ke sawah sejak pertengahan bulan Maret.
Mereka memanfaatkan sisa musim hujan untuk melakukan penanaman padi secara efektif.
“Alhamdulillah, sampai saat ini dari target 190 hektare, sudah tertanam hampir 100 hektare secara akumulasi,” ungkap Muksin pada Minggu (26/4).
Menurut penjelasannya, realisasi penanaman pada bulan Maret mencapai 25 hektare. Seiring memasuki bulan April, percepatan kegiatan penanaman semakin ditingkatkan.
“Dari target 100 hektare di bulan ini, sebanyak 65 hektare sudah ditanami. Sementara itu, sekitar 35 hektare lagi masih dalam proses pengerjaan di lapangan,” lanjutnya.
Kehadiran Brigade Pangan Muda dinilai sangat signifikan dalam membantu pencapaian target waktu tanam.
Selain menambah jumlah tenaga kerja yang terlibat, para pemuda juga dianggap lebih cepat beradaptasi dengan pola kerja yang ada di lapangan.
“Dengan adanya kolaborasi antara penyuluh dan pemuda tani, kami optimistis target bulan April dapat tercapai dan target total 190 hektare bisa diraih,” katanya.
Di lapangan, terlihat jelas bagaimana para pemuda tani terlibat langsung dalam setiap tahapan mulai dari pengolahan lahan hingga proses penanaman padi.
Mereka memanfaatkan kondisi cuaca yang masih mendukung untuk memastikan bahwa proses tanam dapat berjalan dengan maksimal sebelum musim kemarau tiba.
Upaya percepatan ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kampung Laut sekaligus memberikan harapan baru bagi keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut.
Muksin menambahkan, “Harapannya adalah semakin banyak anak muda yang mau terjun ke dunia pertanian sehingga sektor ini tetap berjalan dan terus berkembang ke depan.”
Dengan semangat dan tekad yang tinggi dari generasi muda ini, masa depan pertanian di Kecamatan Kampung Laut tampak lebih cerah dan penuh potensi.
Melihat keterlibatan anak-anak muda dalam sektor pertanian ini tentu sangat menggembirakan.
Di tengah tantangan yang dihadapi oleh sektor pertanian Indonesia saat ini, seperti perubahan iklim dan minimnya minat generasi muda untuk berkarir di bidang ini, hadirnya Brigade Pangan Muda memberikan angin segar bagi ketahanan pangan lokal.
Langkah mereka tidak hanya berkontribusi terhadap swasembada pangan tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain.
Partisipasi aktif para pemuda juga menunjukkan bahwa pertanian bukanlah pilihan karir yang kuno atau tidak menarik lagi.
Dengan teknologi modern dan pendekatan inovatif dalam bertani, generasi muda dapat menemukan kepuasan tersendiri dalam berkebun dan bercocok tanam. (jul/stch/dda)
















