Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Grup Berat Menanti Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Ini Komentar Nova Arianto

Indonesia Masuk Grup NerakaIndonesia Masuk Grup Neraka
MELATIH: Pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto memberikan arahan kepada pemainnya saat seleksi yang berlangsung di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta

BANYUMASEKSPRES.ID, Pengundian Piala AFF U-19 2026 resmi dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis sore tanggal 5 Juli WIB.

Hasil undian menunjukkan bahwa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 tergabung dalam Grup A bersama dengan tim-tim kuat lainnya, yaitu Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.

Dengan hasil undian ini, Timnas Indonesia U-19 dipastikan akan menghadapi persaingan yang sangat ketat sejak fase grup.

Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam telah dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang terus berkembang di level usia muda.

Pembinaan yang baik dan konsistensi dalam berkompetisi di Asia Tenggara menjadikan Vietnam sebagai lawan terberat bagi Timnas Indonesia U-19.

Pelatih Nova Arianto menyadari tantangan besar ini dan mengungkapkan keyakinannya bahwa meskipun lawan-lawan yang dihadapi memiliki kualitas yang baik, timnya harus tetap fokus dan bekerja keras dalam setiap pertandingan untuk meraih peluang lolos ke tahap selanjutnya.

“Semua tim di grup ini memiliki kualitas yang bagus. Kami harus fokus dan bekerja keras di setiap pertandingan jika ingin lolos ke babak berikutnya,” ungkap Nova Arianto saat diwawancarai setelah pengundian.

Vietnam sendiri telah menunjukkan performa yang mengesankan dalam beberapa turnamen terakhir.

Mereka tidak hanya memiliki fisik yang kuat tetapi juga teknik permainan yang mumpuni, menjadikannya sebagai tim yang sangat dihormati di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, kedua tim lain dalam Grup A yakni Myanmar dan Timor Leste tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kedua negara ini memiliki potensi untuk memberikan kejutan pada turnamen kelompok umur, baik dari segi taktik maupun keterampilan individu pemain.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, berusaha menanamkan rasa percaya diri kepada para pemainnya untuk tidak merasa tertekan meskipun mereka berada dalam grup yang dianggap berat.

“Kami tahu Vietnam punya perkembangan yang sangat baik di level usia muda. Tetapi pemain harus percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan,” lanjutnya.

Sementara itu, persaingan di Grup B juga diprediksi akan berlangsung sengit. Grup tersebut dihuni oleh tim-tim seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Thailand sering kali dijadikan favorit untuk melaju ke fase selanjutnya berkat tradisi sepak bola yang kuat di kawasan Asia Tenggara.

Meski demikian, Malaysia dan Singapura juga siap memberikan perlawanan ketat demi meraih tiket ke babak semifinal.

Pelatih Thailand U-19, Pipob On-mo, juga memberikan pandangannya mengenai persaingan di Grup B.

Ia menyatakan bahwa semua tim memiliki potensi untuk lolos ke fase selanjutnya dan menekankan pentingnya menghormati setiap lawan yang ada di grup tersebut.

“Ini grup yang kompetitif dan kami harus menghormati semua lawan. Malaysia dan Singapura selalu berbahaya di level usia muda,” ujarnya.

Grup C terlihat berbeda karena hanya dihuni oleh tiga negara yaitu Australia, Kamboja, dan Filipina.

Meskipun jumlah tim lebih sedikit dibandingkan grup lainnya, ketiga negara ini dipastikan akan bersaing ketat demi memperebutkan tiket menuju babak semifinal Piala AFF U-19 2026.

Piala AFF U-19 2026 diprediksi akan menjadi ajang yang penuh dengan kejutan sejak fase grup hingga babak selanjutnya.

Persaingan antar tim dari Asia Tenggara pada level usia muda semakin merata sehingga peluang bagi setiap tim untuk menciptakan kejutan sangat terbuka lebar.

Turnamen ini bukan hanya tentang hasil akhir tetapi juga merupakan kesempatan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka serta mendapatkan pengalaman bertanding melawan lawan-lawan dari negara lain dengan latar belakang sepak bola yang berbeda-beda.

Hal ini menjadi penting untuk pengembangan karir mereka di masa depan.

Dalam konteks ini, pelatih Nova Arianto berperan sebagai sosok kunci dalam mempersiapkan mental dan fisik para pemainnya agar siap menghadapi tekanan selama turnamen berlangsung.

Dengan pengalaman sebelumnya sebagai pemain profesional dan pelatih, Nova memahami betul tantangan yang akan mereka hadapi.

“Setiap pertandingan adalah kesempatan bagi kami untuk belajar dan berkembang,” ungkap Nova saat ditanya mengenai strategi pelatihan menjelang turnamen tersebut.

Ia menambahkan bahwa fokus utama adalah mempersiapkan tim secara menyeluruh agar bisa tampil maksimal dalam setiap laga.

Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia U-19 akan menjalani serangkaian latihan intensif serta uji coba melawan berbagai tim sebelum memasuki fase grup turnamen resmi nanti. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
275 Rekening Penunggak Pajak Diblokir

DJP Jabar I Blokir 275 Rekening Penunggak Pajak Senilai 224,6 Miliar

Berita Selanjutnya
47 Siswa Lolos SNBP

SMAN 1 Purwareja Klampok Cetak Rekor SNBP 2026, 47 Siswa Lolos PTN