BANYUMASEKSPRES.ID, CHINA – Indonesia meraih hasil positif pada babak pertama China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja serta tunggal putri Putri Kusuma Wardani berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Kedua wakil Merah Putih menunjukkan perjuangan berbeda, namun sama-sama mampu mengatasi lawan mereka untuk melanjutkan langkah di salah satu turnamen bulu tangkis paling bergengsi di dunia.
Pasangan profesional asal PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan atas wakil Skotlandia, Alexander Dunn dan Julie MacPherson.
Bertanding di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China, Selasa (21/7) waktu setempat, Rehan/Gloria dipaksa bermain hingga rubber game dalam duel yang berlangsung sengit.
Rehan dan Gloria akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 22-20, 23-25, dan 21-14.
Kemenangan tersebut memastikan langkah mereka ke babak 16 besar China Open 2026 sekaligus menjaga peluang Indonesia untuk meraih prestasi di sektor ganda campuran.
Pertandingan berlangsung ketat sejak gim pertama.
Rehan/Gloria mampu mengamankan kemenangan tipis 22-20 setelah saling kejar poin dengan pasangan Skotlandia.
Namun, Alexander Dunn dan Julie MacPherson bangkit pada gim kedua dan memaksakan rubber game setelah menang dramatis 25-23.
Pada gim penentuan, pasangan Indonesia tampil lebih tenang dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan.
Rehan/Gloria berhasil unggul sejak awal hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-14.
Tantangan yang lebih berat sudah menanti di babak 16 besar.
Rehan/Gloria dijadwalkan menghadapi pasangan Denmark, Mathias Christiansen dan Alexandra Boje, yang datang dengan status juara Indonesia Open 2026.
Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat kualitas kedua pasangan yang sama-sama memiliki pengalaman di level internasional.
Sementara itu, hasil menggembirakan juga datang dari sektor tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani.
Pebulu tangkis yang menempati peringkat keenam dunia tersebut sukses mengawali kiprahnya di China Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil tuan rumah, Han Qian Xi.
Putri KW tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawannya dan berhasil menang dua gim langsung dengan skor identik 21-16 dan 21-16.
Penampilan konsisten tersebut memperlihatkan kesiapan Putri untuk bersaing di turnamen level Super 1000.
Kemenangan ini juga mempertegas dominasi Putri Kusuma Wardani dalam rekor pertemuan melawan Han Qian Xi.
Kini, Putri unggul 3-1 dalam catatan head to head atas pebulu tangkis China tersebut.
Sebelumnya, Putri juga pernah mengalahkan Han pada perempat final Swiss Open 2025 dengan skor meyakinkan 21-7 dan 21-12.
Di babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/7), Putri Kusuma Wardani akan menghadapi pemenang laga antara Busanan Ongbamrungphan dari Thailand dan Devika Sihag asal India.
Sebagai satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putri pada China Open 2026, Putri diharapkan mampu melangkah lebih jauh dan bersaing memperebutkan gelar juara.
Performa stabil yang ditunjukkannya sepanjang musim menjadi modal penting untuk menghadapi lawan-lawan yang semakin berat di fase berikutnya.
China Open 2026 sendiri merupakan salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender BWF World Tour dengan kategori Super 1000.
Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar USD 2 juta atau sekitar Rp34 miliar, sehingga menjadi ajang penting bagi para pebulu tangkis dunia untuk mengumpulkan poin peringkat sekaligus membuktikan kualitas mereka di level tertinggi.
Dengan lolosnya Rehan/Gloria dan Putri Kusuma Wardani ke babak 16 besar, harapan Indonesia untuk meraih hasil terbaik di China Open 2026 masih terbuka.
Kedua wakil Merah Putih diharapkan mampu mempertahankan performa terbaik mereka dan terus melaju hingga babak-babak akhir turnamen. (*/stch/dda)














