BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Dalam sebuah perayaan prestasi dan kreativitas, film dokumenter “House of Lengger: The Virtue of Ritual” yang digarap oleh Resilience Pictures asal Purbalingga serta film fiksi “Slamet” produksi Gatotkaca Films Surakarta berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Dokumenter dan Fiksi Terbaik di ajang Pesta Sinema Festival Film Banyumas 2025.
Acara tahunan yang kini memasuki tahun ketiga ini berlangsung megah di Gedung Auditorium Ukuwah Islamiyah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), menjadi titik temu sekaligus panggung bagi para sineas dari berbagai daerah untuk memamerkan hasil karya mereka.
Alvin Saputra, perwakilan dari tim produksi House of Lengger, mengungkapkan rasa bangganya atas apresiasi yang diterima di tingkat regional.
Film tersebut mengangkat filosofi dan ritual dalam seni tari lengger khas Banyumas sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal.
“Kesannya jelas sangat excited, keren sekali karena banyak film bisa saya nikmati. Festival ini memberi ruang berekspresi sekaligus kesempatan bertemu dan bertukar pikiran dengan filmmaker lain,” ujar Alvin saat ditemui awak media di sela-sela acara.
Pesta Sinema Festival Film Banyumas 2025 ini mencetak sejarah baru dengan jumlah peserta terbanyak sejak pertama kali digelar.
Menurut Koordinator Penyelenggara Festival, Edos Maseika, tahun ini ada 134 film yang berpartisipasi, meningkat drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya mencapai kurang dari 50 film. Dari jumlah itu, terdapat 87 film fiksi dan 47 film dokumenter.
“Tahun ini memang di luar prediksi,” jelas Edos dengan antusiasme.
Festival ini terbuka untuk semua kalangan mulai dari pelajar hingga sineas umum tanpa kategori terpisah.
“Festival ini tarung bebas, semua karya dikompetisikan dalam ruang yang sama. Harapannya bisa terus berlanjut untuk memperkuat komunitas pegiat film di Banyumas,” tambahnya.
Tujuan utama festival ini bukan hanya untuk mencari pemenang tetapi juga untuk mempertemukan para pembuat film agar dapat tumbuh dan belajar bersama. Edos menegaskan bahwa UMP bisa menjadi rumah baru bagi komunitas film di Purwokerto.
Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UMP, Ambar Pujiyatno, mengapresiasi kerja sama antara kampus dan panitia festival.
Menurutnya, ajang ini memberikan manfaat ganda bagi mahasiswa dengan mempublikasikan program studi sekaligus melibatkan mereka dalam kontestasi perfilman.
“Alhamdulillah, kami bisa mempublikasikan prodi dan mahasiswa kami ikut dalam kontestasi perfilman. Kegiatan ini juga menunjang kurikulum yang berhubungan dengan pengembangan kompetensi mereka,” ucap Ambar penuh keyakinan.
Dalam sambutannya Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan UMP Sulistyani Budiningsih menegaskan dukungan penuh pihak kampus terhadap keberlangsungan festival tersebut.
“UMP mendukung agar festival film ini bisa menjadi agenda tahunan. Kerja sama dengan Prodi DKV juga sejalan dengan arah pengembangan kampus menuju kampus wisata,” tegasnya menunjukkan komitmen UMP dalam mendukung kegiatan kreatif semacam ini.
Keberhasilan dua film terbaik tersebut menjadi simbol semangat baru bagi perfilman daerah Banyumas Raya yang terus berkembang berkat sinergi antara komunitas sineas muda dan dukungan lembaga pendidikan seperti UMP.
Pesta Sinema Festival Film Banyumas tidak hanya sekadar ajang kompetisi tetapi juga menciptakan ekosistem kreatif yang saling mendukung dan menginspirasi satu sama lain.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan UMP Sulistyani Budiningsih bersama Kepala Dinas Porabudpar tampak berfoto bersama para pemenang lomba foto “Merekam Banyumas” yang merupakan bagian dari acara besar Pesta Sinema Festival Film Banyumas 2025 di Auditorium Ukuwah Islamiyah UMP pada Jumat (3/10).
Momen tersebut tidak hanya merayakan kemenangan tetapi juga menjalin kebersamaan dalam upaya memajukan budaya lokal melalui lensa kamera maupun layar lebar.
Dengan berbagai inovasi serta semangat kolaboratif yang ditunjukkan oleh semua pihak terkait festival ini menunjukkan bahwa masa depan perfilman lokal sangatlah cerah. (dms/dda)
















